Internasional . 31/05/2026, 20:56 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Pemerintah Arab Saudi mengumumkan keberhasilan besar dalam penyelenggaraan operasional kesehatan selama musim Haji 1447 H. Kementerian Kesehatan Arab Saudi menegaskan bahwa mereka sama sekali tidak menemukan adanya wabah penyakit menular maupun ancaman kesehatan masyarakat yang serius di antara para jemaah dari seluruh dunia.
Keberhasilan ini mengukuhkan komitmen matang otoritas setempat dalam mengawal keselamatan fisik para tamu Allah. Menurut data resmi kementerian, tim medis lapangan yang bertugas telah menyalurkan lebih dari 2,5 juta layanan kesehatan kepada jemaah, terhitung sejak awal musim haji hingga tanggal 12 Zulhijah.
Angka jutaan pelayanan tersebut mencakup berbagai tindakan medis, mulai dari penanganan ringan di klinik satelit hingga tindakan bedah darurat di rumah sakit besar. Pihak kementerian kesehatan membagikan data rincian kasus yang berhasil mereka tangani di area tanah suci:
Di samping tindakan kuratif, otoritas kesehatan setempat juga memperkuat kampanye edukasi dan pencegahan dengan menyalurkan lebih dari 292.585 layanan pencegahan. Pusat layanan terpadu melalui nomor 937 juga ikut sibuk menerima lebih dari satu juta panggilan masuk. Saluran siaga ini menyediakan dukungan medis dan konsultasi gratis selama 24 jam penuh dalam tujuh bahasa asing yang berbeda.
Penyelenggaraan Haji 1447 H kali ini juga menorehkan sejarah baru berkat penggunaan teknologi medis canggih secara luas di setiap sektor pelayanan. Arab Saudi memanfaatkan keunggulan kecerdasan buatan atau teknologi AI untuk mengirimkan pasokan obat-obatan serta peralatan medis penting dengan sangat cepat ke titik-titik padat jemaah.
Tak hanya itu, dokter spesialis di rumah sakit Arab Saudi kini menggunakan bantuan robotika medis untuk membantu kelancaran pelaksanaan prosedur operasi yang sangat kompleks. Demi meminimalkan risiko fatal akibat kelelahan fisik, petugas juga membagikan jam tangan pintar (smartwatch) yang berfungsi untuk memantau tanda-tanda vital jemaah berisiko tinggi dari jarak jauh secara real-time.
Semua lompatan teknologi dan fasilitas mumpuni ini menunjukkan komitmen serta inisiatif berkelanjutan dari Pemerintah Arab Saudi. Mereka terus berupaya melahirkan solusi layanan kesehatan yang inovatif demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada jutaan jemaah haji yang datang dari berbagai penjuru dunia.
Integrasi antara kesiapan tenaga medis profesional dan implementasi teknologi digital terbukti menjadi formula sukses. Langkah ini berhasil mencegah munculnya krisis kesehatan masyarakat selama puncak ibadah suci berlangsung di Makkah dan Madinah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media