Hubungan Makin Mesra! Indonesia Resmi Buka Keran Susu dan Daging Sapi Prancis

news.fin.co.id - 01/06/2026, 18:24 WIB

Hubungan Makin Mesra! Indonesia Resmi Buka Keran Susu dan Daging Sapi Prancis

Presiden Prabowo menerima sambutan hangat berupa pelukan dari Emmanuel Macron saat tiba di Istana Elysee.

fin.co.id - Hubungan bilateral Indonesia dan Prancis semakin menunjukkan perkembangan positif. Selain memperkuat kerja sama di bidang pertahanan, energi, dan investasi, kedua negara kini memperluas kolaborasi di sektor pangan setelah Indonesia resmi membuka akses pasar bagi produk susu dan daging sapi asal Prancis.

Langkah tersebut mendapat sambutan hangat dari Presiden Prancis Emmanuel Macron saat menerima kunjungan kenegaraan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Élysée, Paris, Prancis.

Macron menilai keputusan Indonesia membuka pasar untuk produk peternakan Prancis menjadi sinyal kuat semakin eratnya hubungan ekonomi kedua negara.

Advertisement

"Betapa senangnya kami atas dibukanya pasar Indonesia bagi sektor susu dan daging sapi kami," ujar Macron dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Paris.

Menurut Macron, kebijakan tersebut tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi kedua negara, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan yang tengah menjadi fokus pemerintah Indonesia.

Ia menilai kerja sama di sektor pangan dapat memperkuat ketersediaan bahan pangan berkualitas sekaligus mendukung berbagai program sosial yang sedang dijalankan pemerintah Indonesia.

Di tengah meningkatnya hubungan diplomatik kedua negara, data perdagangan menunjukkan tren positif dalam aktivitas impor Indonesia dari Prancis.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, nilai impor Indonesia dari Prancis tumbuh rata-rata 6,24 persen per tahun sepanjang periode 2021 hingga 2025.

Pada 2021, total impor Indonesia dari Prancis tercatat sebesar US$1,27 miliar. Angka tersebut meningkat menjadi US$1,33 miliar pada 2022 dan melonjak menjadi US$1,67 miliar pada 2023.

Meski sempat mengalami koreksi menjadi US$1,47 miliar pada 2024, nilai impor kembali meningkat menjadi US$1,63 miliar sepanjang 2025.

Yang lebih menarik, pada periode Januari hingga Maret 2026, total impor Indonesia dari Prancis mencapai US$835 juta atau melonjak 138,81 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya sebesar US$349,6 juta.

Kenaikan tersebut menunjukkan semakin aktifnya hubungan perdagangan kedua negara, terutama setelah berbagai kesepakatan strategis yang dijalin dalam beberapa tahun terakhir.

Advertisement

Data perdagangan menunjukkan bahwa impor Indonesia dari Prancis masih didominasi oleh produk manufaktur berteknologi tinggi.

Komoditas terbesar berasal dari kelompok kapal terbang dan bagiannya dengan nilai mencapai US$269,7 juta pada 2025. Nilai tersebut meningkat drastis hingga 227,28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID