fin.co.id - Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Uus Kuswanto, melantik serta mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat administrator, pengawas, dan Ketua Subkelompok di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Grha Ali Sadikin, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 800.1.3.3-2036 Dukcapil Tahun 2026 serta Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 465 Tahun 2026.
Dalam kesempatan itu, Uus membacakan sambutan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menegaskan, jabatan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan komitmen dalam melayani masyarakat.
"Pelantikan ini juga merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi dan tata kelola pemerintahan melalui penerapan sistem merit yang profesional, objektif, dan akuntabel," ujar Uus.
Menurutnya, penempatan aparatur pada posisi yang tepat menjadi langkah strategis untuk membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu merespons kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan Jakarta tidak hanya dinilai dari capaian program atau angka statistik semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaat kebijakan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di tengah tantangan global, kondisi ekonomi yang dinamis, serta berbagai persoalan sosial perkotaan, pemerintah daerah dituntut bergerak cepat menghadirkan solusi yang efektif dan berdampak nyata.
Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta mampu menjadi motor penggerak organisasi, membangun budaya kerja yang profesional, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjalankan tugas pemerintahan.
"Pastikan setiap kebijakan yang Bapak, Ibu laksanakan dapat diterjemahkan menjadi pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat banyak," kata dia.
Selain fokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik, seluruh jajaran Pemprov DKI Jakarta juga diminta mendukung berbagai agenda prioritas pembangunan daerah. Salah satunya adalah penguatan kualitas lingkungan melalui percepatan program pemilahan sampah dari sumbernya.
Tak hanya itu, aspek keamanan, ketertiban, dan kenyamanan kota juga menjadi perhatian utama yang harus terus dijaga demi menciptakan Jakarta yang lebih baik bagi seluruh warga.