Pendidikan . 05/06/2026, 18:29 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Sebanyak 44.972 peserta tercatat mengikuti Ujian Masuk Universitas Gadjah Mada Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026 yang berlangsung pada 2–8 Juni. Langkah ini memicu persaingan yang sangat sengit di jalur mandiri universitas ternama tersebut.
Para calon mahasiswa ini harus memperebutkan 3.729 kursi pada program sarjana dan sarjana terapan yang masih tersedia. Dengan jumlah peminat yang membeludak, satu kursi di UGM kini harus diperebutkan oleh lebih dari 13 peserta secara rata-rata.
Melihat lonjakan jumlah pendaftar, Rektor UGM, Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Ph.D., menyampaikan bahwa pihak universitas terus menyempurnakan pelaksanaan UM UGM CBT dari tahun ke tahun. Salah satu perhatian utama tim pengawas tahun ini adalah mengantisipasi potensi kecurangan yang semakin berkembang seiring kemajuan teknologi.
Oleh karena itu, UGM memperketat berbagai prosedur pengawasan secara intensif. Petugas memeriksa peserta secara ketat sebelum memasuki ruang ujian dan mengatur barang bawaan selama ujian berlangsung.
“Dengan perkembangan teknologi saat ini, potensi kecurangan bisa muncul dalam berbagai bentuk. Karena itu, kami terus memperkuat mitigasi dan pengawasan agar proses seleksi tetap berjalan secara adil dan kredibel,” ujar Rektor dalam kegiatan monitoring dan evaluasi UM UGM CBT, Kamis (4/6).
Ova menambahkan bahwa pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menjadi dasar evaluasi yang berharga bagi panitia. Perbaikan menyeluruh menyentuh aspek pengawasan hingga sistem pendukung pelaksanaan ujian secara keseluruhan demi kenyamanan peserta.
“Setiap tahun kami belajar dari pelaksanaan sebelumnya sehingga berbagai potensi kendala dapat diantisipasi lebih awal dan kualitas penyelenggaraan terus meningkat,” tuturnya.
Direktur Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM, Prof. dr. Gandes Retno Rahayu, M.Med.Ed., Ph.D., menjelaskan bahwa ujian mandiri kali ini mencakup 93 program studi sarjana dan sarjana terapan. Gandes menegaskan tingginya minat pendaftar tidak akan mengubah kuota penerimaan mahasiswa baru karena UGM tetap setia pada daya tampung awal.
“Ini kan ada 93 prodi ya, jadi dari 44.972 itu nanti yang akan diterima sekitar 3.729 orang. Pada prodi tertentu, daya saingnya bahkan lebih dari satu banding tiga belas,” ungkapnya.
Mengenai materi ujian, Gandes memastikan tidak ada perubahan format yang radikal bagi para pelamar tahun ini.
“Mata ujinya tetap sama seperti tahun lalu, meskipun soal yang digunakan tentu berbeda pada setiap pelaksanaan seleksi,” jelasnya.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media