4. Memperkaya Makna Kerja Sama Strategis Global
Terkait arah pergerakan umat manusia, Xi Jinping menawarkan konsep pembangunan komunitas senasib sepenanggungan umat manusia serta empat inisiatif global. Langkah ini diharapkan mampu mendorong tata kelola dunia berkembang ke arah yang lebih adil dan rasional.
Kim Jong Un: China Adalah Tamu Paling Dihormati
Menanggapi kunjungan tersebut, Kim Jong Un menyambut hangat kedatangan Xi Jinping. Ia menyebut Presiden China sebagai tamu kehormatan yang paling dihormati oleh seluruh rakyat Korea Utara. Kim Jong Un juga sangat mengapresiasi keputusan Xi Jinping yang memilih Pyongyang sebagai tujuan kunjungan luar negeri pertamanya tahun ini.
"Kunjungan luar negeri pertama Sekretaris Jenderal Xi Jinping tahun ini yang langsung menuju Pyongyang mencerminkan perhatian besar dan persahabatan yang mendalam terhadap hubungan Korea Utara-China, serta merupakan dorongan yang sangat besar bagi pihak Korea Utara," kata Kim jong Un.
Bagi Kim Jong Un, kehadiran Xi Jinping membuktikan bahwa aliansi kedua negara sangat tak tergoyahkan dan selalu berdiri di sisi sejarah yang benar. Kekhasan hubungan ini melampaui batas geografis sebagai negara tetangga karena kepemilikan cita-cita bersama yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Komitmen Korut pada Prinsip "Satu China"
Sebagai bentuk timbal balik, Kim Jong Un memastikan seluruh departemen di negaranya akan bekerja keras bersama pihak China untuk melaksanakan poin-poin kerja sama secara menyeluruh, terutama di sektor infrastruktur, ekonomi, dan sosial-budaya.
"Korea Utara akan secara konsisten dan teguh berpegang pada prinsip 'Satu China', serta dengan tegas mendukung kebijakan dan posisi China dalam menjaga kepentingan intinya. Kami akan, seperti sebelumnya, menempatkan pengembangan hubungan Korea Utara-China sebagai urusan strategis utama negara yang paling penting," tegas Kim Jong Un.
Kim Jong Un berambisi menjadikan kemitraan ini sebagai teladan hubungan antarnegara yang berkontribusi nyata bagi kemakmuran kawasan serta dunia. Dalam kunjungan penting ini, sejumlah pejabat tinggi tampak ikut mendampingi Presiden Xi Jinping, antara lain Sekretaris Sekretariat Partai Komunis China Cai Qi, serta Menteri Luar Negeri Wang Yi.