Oleh sebab itu, selain perbaikan fisik, KAI juga rutin berinvestasi pada aspek sosial demi mencegah korban baru melalui berbagai kegiatan pencegahan sepanjang 2022-2025:
- Melaksanakan 6.259 agenda sosialisasi keselamatan.
- Menutup 1.024 jalur perlintasan liar dan rawan.
- Memasang 2.646 spanduk peringatan di area strategis.
- Menyelenggarakan 988 kegiatan edukasi di sekolah-sekolah serta tempat ibadah.
Kini, manajemen KAI terus mengebut penyelesaian sisa 53 titik perlintasan prioritas yang masih dalam proses pengerjaan. Harapannya, target penutupan 172 titik pada akhir tahun 2026 bisa selesai tepat waktu demi menjamin keselamatan kita bersama.
"Karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan saat melintas di perlintasan sebidang dan menjaga fasilitas keselamatan yang telah dibangun bersama,” tutup Anne mengajak publik untuk lebih peduli.