Selain itu, skema kerja sama internasional membuat ijazah lulusan Rusia telah setaraf dengan standar global. Hal ini berarti ijazah Rusia dapat diakui secara resmi di Indonesia tanpa harus melalui prosedur verifikasi tambahan yang rumit dan membuang waktu.
"Kementerian Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Rusia berupaya memastikan mahasiswa berbakat dari luar negeri dapat sepenuhnya fokus pada studi mereka dan merasa senyaman mungkin selama berada di negara kami," ucap Andrey Omelchuk.
Penguatan Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Rusia
Peluang emas ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah dalam negeri. Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) RI, Brian Yuliarto, menyebutkan bahwa pihaknya telah memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi dengan Federasi Rusia.
Melalui perjanjian strategis ini, kedua negara akan aktif mendorong pertukaran mahasiswa, dosen, serta peneliti. Kedua pihak juga berkomitmen menyelenggarakan program riset bersama, memfasilitasi program beasiswa, hingga mempromosikan pembelajaran bahasa dan budaya masing-masing negara.
"Saya percaya bahwa pendidikan tinggi harus menjadi jembatan peradaban. Harapannya, kolaborasi ini akan membuka lebih banyak peluang bagi generasi muda kedua negara untuk belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masa depan yang lebih baik," ucap Brian Yuliarto.