Hukum dan Kriminal . 18/06/2026, 16:52 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Seiring berjalannya pengembangan penyidikan, daftar tersangka pun bertambah. Pada 26 Februari 2026, KPK kembali menetapkan tersangka baru, yakni Kepala Seksi Intelijen Cukai Direktorat Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo (BBP).
Tim penyidik juga menemukan barang bukti bernilai fantastis dalam proses pengusutan tindak pidana korupsi ini. Selanjutnya, pada 27 Februari 2026 KPK mengungkapkan tengah mendalami dugaan korupsi dalam pengurusan cukai, antara lain setelah penyitaan uang tunai Rp5,19 miliarmiliar dalam lima koper dari sebuah rumah aman di Ciputat, Tangerang Selatan, yang diduga terkait dengan perkara tersebut.
Proses hukum kini telah bergulir ke meja hijau dan mengungkap berbagai kesaksian penting. Pada 6 Mei 2026, John Field, Andri, dan Dedy Kurniawan menjalani sidang perdana sebagai terdakwa. Kemudian nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama muncul dalam dakwaan untuk tiga terdakwa tersebut.
Dokumen dakwaan jaksa mengurai adanya pertemuan khusus yang melibatkan para pejabat tinggi dan pengusaha. Dalam dakwaan itu, Djaka Budi bersama Rizal, Sisprian Subiaksono, dan Orlando Hamonangan, disebut bertemu dengan pengusaha-pengusaha kargo di salah satu hotel di Jakarta pada Juli 2025. Adapun salah satu pengusaha yang hadir adalah John Field.
Tidak hanya sebatas pertemuan, persidangan juga mengungkap dugaan aliran dana dalam jumlah besar yang mengalir ke kantong pejabat. Kemudian pada 20 Mei 2026, Jaksa Penuntut Umum KPK mengatakan Djaka Budi Utama diduga menerima uang suap hingga 213.600 dolar Singapura.
Skandal ini semakin benderang setelah salah satu terdakwa memberikan pengakuan langsung di hadapan majelis hakim mengenai nominal uang yang ia gelontorkan. Pada 12 Juni 2026, John Field di persidangan mengaku memberikan uang hingga Rp21 miliar kepada Djaka Budi, dan Rp 30 miliar untuk Ahmad Dedi.
Di sisi lain, fakta persidangan juga mengungkap bagaimana awal mula jalinan komunikasi antara pihak pengusaha dan pejabat terjadi. Sementara nama Nyoman Adhi muncul pada 9 Juni 2026. Saat itu, Rizal mengaku bisa kenal John Field karena anggota BPK RI tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media