BONGKAR! Sony Sonjaya Sebut Nama Nanik S Deyang dalam Dugaan Korupsi Berjamaah di BGN
mantan Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya membeberkan sejumlah fakta yang dinilai dapat membuka tabir dugaan korupsi berjamaah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
1. Pengadaan Motor Listrik
Sebanyak 21.801 unit motor listrik dengan nilai mencapai Rp1 triliun diduga menjadi salah satu proyek yang bermasalah.
2. Pengadaan Sepatu
Sebanyak 32.000 pasang sepatu disebut mengalami mark up harga dan tidak sesuai ketentuan pengadaan.
3. Pengadaan Tablet
Sekitar 31.000 unit tablet yang dibeli disebut tidak memenuhi spesifikasi standar yang dibutuhkan.
Baca Juga
4. Pengadaan Televisi
Sebanyak 5.400 unit televisi ukuran 75 inci juga diduga mengalami penggelembungan harga yang menyebabkan kerugian negara.
Seluruh proyek tersebut kini tengah didalami oleh penyidik untuk menghitung nilai pasti kerugian negara yang ditimbulkan.
Dugaan Bancakan Dana Insentif Dapur Gizi
Baca Juga
Tak hanya dalam proyek pengadaan barang, Kejaksaan Agung juga menemukan dugaan penyimpangan dalam proses penunjukan mitra SPPG.
Program dapur gizi yang seharusnya dikelola oleh yayasan yang memiliki keterkaitan langsung dengan sekolah penerima manfaat diduga justru diberikan kepada yayasan tertentu karena kedekatan dengan pejabat BGN.
Menurut penyidik, sejumlah yayasan yang tidak memenuhi syarat operasional tetap lolos proses verifikasi dan mendapatkan akses sebagai mitra resmi program.
"Yayasan-yayasan bermasalah ini tetap lolos verifikasi di portal mitra BGN karena adanya atensi dan pengaturan khusus dari para tersangka," ujar Syarief.
Kondisi tersebut diduga membuka jalan bagi praktik penyalahgunaan dana insentif yang nilainya mencapai miliaran rupiah setiap hari.
Berita Terkait
Kejagung Periksa 3 Saksi dalam Kasus Tata Kelola MBG di BGN
Prabowo: Bangun Bangsa Bukan Tugas Presiden Seorang Diri