Nasional . 24/06/2026, 20:37 WIB

Prabowo Perintahkan Jalan Daerah Diperlebar 8 Meter, Provinsi Mana Saja yang Kebagian?

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Ringkasan :

  • Presiden Prabowo Subianto tegas memerintahkan pelebaran jalan daerah agar kendaraan roda empat bisa berpapasan dengan nyaman.
  • Proyek Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 alokasikan dana Rp 5,41 triliun untuk 1.151 kilometer jalan di 37 provinsi.
  • Peningkatan konektivitas jalan ini dinilai krusial untuk menekan biaya logistik dan mendorong kemajuan ekonomi nasional.

fin.co.id - Pemerintah terus bergerak cepat demi memacu pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung ke masyarakat. Kali ini, perhatian serius diberikan pada jalan-jalan di daerah.

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan tegas, di mana jalan daerah harus diperlebar agar dua kendaraan roda empat bisa melintas bersamaan tanpa hambatan.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, pada acara peresmian sejumlah ruas jalan yang dibangun melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Tadinya, jalan daerah yang rata-rata hanya memiliki lebar sekitar 3 meter, kini ditargetkan menjadi sekitar 8 meter. Pelebaran signifikan ini tentu akan sangat membantu kelancaran mobilitas masyarakat, terutama bagi mereka yang menggantungkan hidup pada aktivitas transportasi darat.

Arahan Presiden Prabowo ini sejatinya merupakan bagian dari pelaksanaan program yang lebih besar, yaitu peningkatan jalan daerah. Program ini tertuang dalam Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi.

Menteri Dody Hanggodo menekankan keyakinannya. "Kami meyakini dengan pengelolaan berkelanjutan serta sinergi erat antara pemerintah pusat dan daerah, infrastruktur yang diresmikan hari ini akan menjadi tuas pengungkit kemajuan bangsa dalam jangka panjang," ujarnya, mengutip Kompas.com (24/06/2026).

Ini bukan sekadar proyek pembangunan jalan biasa. Ini adalah strategi jitu untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. Dengan jalan yang memadai, biaya transportasi barang akan menurun drastis.

Presiden Prabowo sendiri menegaskan betapa pentingnya peran jalan daerah. "Jalan daerah memiliki peran penting sebagai penunjang aktivitas ekonomi masyarakat," tegasnya.

Beliau menambahkan, konektivitas jalan yang baik mampu menekan biaya angkut hasil pertanian, perkebunan, perikanan, dan berbagai produk unggulan daerah lainnya. Ini berarti keuntungan lebih besar bagi para petani, nelayan, dan pelaku usaha kecil lainnya.

Jalan Mulus, Biaya Logistik Turun, Daya Saing Naik!

Komitmen pemerintah untuk tidak membiarkan ada daerah tertinggal semakin diperkuat. "Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas," seru Prabowo.

Tujuannya jelas: menurunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat Indonesia dan juga perekonomian nasional. Jalan yang baik, menurut Presiden, adalah bagian tak terpisahkan dari strategi ketahanan bangsa.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com