ASDP Genjot Transformasi Pelabuhan Ketapang hingga 2029, Siap Jadi Gerbang Modern Jawa-Bali dan Perkuat Konektivitas Nasional

news.fin.co.id - 04/07/2026, 21:46 WIB

ASDP Genjot Transformasi Pelabuhan Ketapang hingga 2029, Siap Jadi Gerbang Modern Jawa-Bali dan Perkuat Konektivitas Nasional

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Heru Widodo bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawangsa

Program tersebut diharapkan mampu mengurangi antrean kendaraan yang selama ini kerap terjadi pada periode puncak arus penyeberangan.

Peningkatan Kapasitas Dermaga Dimulai Tahun Ini

Sebagai tahap awal, ASDP akan mulai melakukan peningkatan kapasitas sejumlah dermaga pada tahun ini.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memperkuat pelayanan penyeberangan di lintas Ketapang–Gilimanuk yang merupakan salah satu jalur transportasi tersibuk di Indonesia.

Dengan kapasitas dermaga yang lebih besar, waktu tunggu kendaraan diharapkan semakin singkat, sementara proses bongkar muat kapal dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.

Selain itu, pembangunan infrastruktur pendukung juga diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengguna jasa penyeberangan.

Heru menegaskan bahwa pengembangan Pelabuhan Ketapang tidak bisa dilakukan oleh ASDP sendirian.

Menurutnya, keberhasilan transformasi membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat terkait, serta seluruh pemangku kepentingan.

Beberapa aspek yang memerlukan sinergi meliputi:

  • Pengembangan infrastruktur jalan menuju pelabuhan.

  • Penataan kawasan sekitar pelabuhan.

  • Pengembangan buffer zone kendaraan.

  • Pengaturan lalu lintas di luar area pelabuhan.

  • Integrasi sistem transportasi darat dan laut.

"Pelabuhan Ketapang bukan hanya gerbang penyeberangan Jawa-Bali, tetapi simpul strategis yang menopang konektivitas nasional. Karena itu, pengembangannya membutuhkan sinergi seluruh pemangku kepentingan," tegas Heru.

Dukung Distribusi Logistik dan Pariwisata

Transformasi Pelabuhan Ketapang juga diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi berbagai sektor ekonomi.

Selain memperlancar mobilitas masyarakat, peningkatan kapasitas pelabuhan akan mendukung distribusi logistik nasional sehingga arus barang antara Pulau Jawa dan Bali menjadi lebih efisien.

Derry Sutardi
Derry Sutardi
Penulis

Pimred FIN.CO.ID