Di sisi lain, Kasatgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes I. G. G. Era Adinata, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan sementara mengarah pada dugaan keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Bakusip yang dipimpin oleh M. Mbalingga.
Menurutnya, kelompok tersebut diduga merupakan kelompok baru yang dalam sejumlah unggahan di media sosial mengklaim memiliki afiliasi dengan kelompok pimpinan Elkius Kobak yang beroperasi di wilayah Yahukimo.
"Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kami menyimpulkan bahwa aksi tersebut dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Bakusip yang dipimpin M. Mbalingga," tuturnya.
Tim penyidik juga telah berhasil mengidentifikasi sosok yang terlihat berdiri di atas bangkai pesawat PT AMA yang terbakar. Berdasarkan hasil identifikasi, individu tersebut dipastikan adalah M. Mbalingga.
Meski demikian, penyidik masih terus mendalami hubungan antara kelompok Bakusip dan kelompok Elkius Kobak guna memperoleh gambaran yang lebih jelas terkait jaringan dan keterkaitannya.
Terkait motif penyerangan, aparat penegak hukum mengungkapkan bahwa kelompok tersebut sebelumnya sempat melontarkan ancaman terhadap aktivitas penerbangan yang memasuki wilayah yang mereka klaim sebagai area operasi. Namun demikian, penyelidikan mengenai motif utama aksi tersebut masih terus dilakukan.
Pada kesempatan yang sama, Satgas Operasi Damai Cartenz turut membantah informasi yang beredar di media sosial yang menyebutkan bahwa PT AMA menjalankan aktivitas di luar misi kemanusiaan.
Berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak manajemen PT AMA dan Uskup Jayapura, diketahui bahwa maskapai tersebut telah melaksanakan pelayanan kemanusiaan dan mendukung pelayanan gereja di wilayah pedalaman Papua selama 67 tahun.
"PT AMA murni menjalankan pelayanan bagi gereja-gereja dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua. Baru kali ini mereka mengalami peristiwa yang sangat tragis seperti ini," tegasnya.
Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dilaksanakan secara profesional untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat beserta motif di balik penyerangan yang menewaskan pilot asal Amerika Serikat tersebut. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kepastian hukum terhadap kasus yang kini menjadi perhatian publik, baik di tingkat nasional maupun internasional.