IHSG Hari Ini Menguat ke 5.917, Bursa Saham Asia Kompak Menghijau pada Senin Pagi

news.fin.co.id - 06/07/2026, 09:49 WIB

IHSG Hari Ini Menguat ke 5.917, Bursa Saham Asia Kompak Menghijau pada Senin Pagi

IHSG hari ini menguat ke level 5.917 pada Senin pagi.

fin.co.id — Pasar modal Indonesia membawa kabar baik untuk mengawali pekan ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Senin, 6 Juli 2026 sukses membuka hari di zona hijau. Hingga pukul 09.18 WIB, IHSG mencatat kenaikan sebesar 41,8 poin atau melonjak 0,71% ke level 5.917.

Menariknya, langkah optimistis pasar domestik ini berjalan seiringan dengan tren positif yang melanda bursa saham Asia. Jika kita menengok kawasan regional, deretan indeks saham Asia yang turut mendarat di zona hijau terbilang sangat kompak. Mulai dari PSEi (Filipina), TW Weighted Index (Taiwan), Ho Chi Minh Stock Index (Vietnam), Hang Seng (Hong Kong), CSI 300 (China), Shanghai Composite (China), Topix (Jepang), Shenzhen Comp. (China), hingga KLCI (Malaysia).

Berdasarkan data perdagangan resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), aktivitas jual-beli di lantai bursa langsung bergerak ramai sejak menit-menit pertama. Volume transaksi telah menyentuh angka 3,32 miliar lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1,56 triliun. Para pelaku pasar juga mencatatkan frekuensi perdagangan sebanyak 255.190 kali.

Kondisi pasar hari ini terlihat cukup bergairah dan didominasi oleh warna hijau. Tercatat sebanyak 369 saham bergerak menguat, sedangkan 144 saham mengalami pelemahan. Di sisi lain, sebanyak 196 saham masih tertahan dan tidak bergerak dari posisi semula.

Analisis Sentimen Penggerak Pasar dan Data Ekonomi Terbaru

Untuk arah pergerakan hari ini, BRI Danareksa Sekuritas menyebut para pelaku pasar akan mencermati beberapa faktor penting. Di antaranya adalah keberlanjutan arus dana asing, dinamika pergerakan nilai tukar rupiah, serta sentimen global yang berkembang pasca libur Hari Kemerdekaan di Amerika Serikat (AS).

Selain faktor eksternal tersebut, para pemodal dari dalam negeri juga sedang menunggu rilis sejumlah data ekonomi utama pekan ini yang akan menjadi penentu arah pasar ke depan.

“Secara teknikal, peluang technical rebound masih terbuka selama IHSG bertahan di atas support 5.730, dengan target penguatan menuju resistance psikologis 6.000,” mengutip riset dari BRI Danareksa Sekuritas. Keberhasilan indeks untuk menembus level psikologis 6.000 tentu saja akan memperkuat momentum pemulihan jangka pendek.

Analis dari Phintraco Sekuritas ikut menambahkan faktor positif lain yang memicu penguatan indeks hari ini. Salah satu pendorong utamanya adalah munculnya harapan baru bahwa Bank Sentral AS, Federal Reserve atau The Fed, berpotensi menunda kenaikan suku bunga mereka. Sentimen ini menguat setelah data non-farm payroll AS edisi Juni kemarin ternyata finis di bawah estimasi pasar.

Selain masalah suku bunga, berlanjutnya pelemahan harga minyak mentah di pasar global turut andil dalam meredam kecemasan investor akan menguatnya laju inflasi akibat kenaikan harga energi. “Diperkirakan IHSG berpotensi uji level psikologis 6.000 pada pekan ini,” papar Phintraco Sekuritas.

Sementara itu, CGS International Sekuritas Indonesia menuturkan bahwa menguatnya nilai tukar mata uang rupiah dan naiknya harga beberapa komoditas andalan akan menjadi bahan bakar positif di pasar. Namun, Anda tetap perlu waspada karena masih adanya aksi jual investor asing berpeluang menjadi ganjalan atau sentimen negatif untuk indeks.

“IHSG diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.800–5.725 dan resistance 5.950–6.030,” tulis riset CGS International Sekuritas Indonesia.

Di sisi lain, Panin Sekuritas memproyeksikan indeks bakal melaju kuat hari ini karena mendapat sokongan dari positifnya harga komoditas global. Faktor lain yang ikut membantu adalah tekanan jual dari investor asing yang terpantau semakin mereda, serta kondisi nilai tukar yang jauh lebih stabil berkat adanya aliran dana masuk (flow positif) di instrumen obligasi negara.

Esnoe Faqih Wardhana
Esnoe Faqih Wardhana
Penulis

Penulis FIN.CO.ID