Nasional . 23/07/2026, 07:34 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto resmi mengukuhkan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru, menggantikan Nanik Sudaryati Deyang.
Namun, bukan hanya pergantian posisi yang menjadi sorotan publik. Lonjakan harta kekayaan Sudaryono dalam waktu singkat justru menarik perhatian lebih besar.
Harta Sudaryono Naik Rp22,5 Miliar
Data LHKPN yang disampaikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 20 Januari 2025 mencatat total harta kekayaan bersih Sudaryono sebesar Rp8.861.192.525 atau sekitar Rp8,86 miliar.
Namun, laporan LHKPN yang disampaikan pada 29 Maret 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. Total harta kekayaan Sudaryono tercatat menjadi Rp31.394.894.928 atau sekitar Rp31,39 miliar.
Dengan demikian, dalam waktu sekitar 14 bulan, kekayaan bersih Sudaryono bertambah sekitar Rp22,5 miliar.
Aset Properti Bertambah Jadi 21 Bidang
Kenaikan kekayaan Sudaryono juga terlihat dari bertambahnya aset properti yang dilaporkan dalam LHKPN. Pada laporan sebelumnya, ia tercatat memiliki 16 bidang tanah dan bangunan.
Sementara itu, dalam laporan terbaru, jumlah aset properti tersebut meningkat menjadi 21 bidang tanah dan bangunan. Aset-aset tersebut tersebar di sejumlah daerah strategis, antara lain:
Penambahan lima bidang tanah dan bangunan ini menjadi salah satu faktor yang turut mendongkrak total kekayaan Sudaryono.
Surat Berharga dan Kas Capai Puluhan Miliar
Selain properti, Sudaryono juga melaporkan kepemilikan surat berharga senilai Rp7,65 miliar. Nilai tersebut menunjukkan bahwa sebagian kekayaannya juga tersimpan dalam instrumen investasi.
Tidak hanya itu, kas dan setara kas yang dimilikinya tercatat mencapai Rp13,35 miliar. Jumlah tersebut menjadi salah satu komponen terbesar dalam total harta kekayaannya.
Dengan kombinasi aset properti, surat berharga, dan kas dalam jumlah besar, total kekayaan Sudaryono melonjak hingga menembus angka Rp31,39 miliar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media