Kesehatan . 12/08/2026, 06:45 WIB

Alibi Sudaryono Usai Dikritik Soal Pernyataan Makan Telur Bikin Bisul: Sengaja Pancing Ahli Gizi

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

Dokter spesialis gizi klinik, dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, sebelumnya juga menyatakan bahwa anggapan telur sebagai penyebab bisul merupakan mitos.

Menurutnya, bisul umumnya terjadi akibat infeksi pada folikel rambut yang disebabkan bakteri Staphylococcus aureus, bukan akibat kandungan telur.

"Bisulan disebabkan karena adanya inflamasi di folikel rambut gara-gara Staphylococcus aureus, bukan gara-gara si telur," jelas dr Yaze.

Bakteri tersebut dapat masuk melalui luka kecil maupun pori-pori kulit. Infeksi kemudian berkembang dan menyebabkan munculnya benjolan merah yang terasa sakit serta dapat berisi nanah.

Sejumlah kondisi juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami bisul, antara lain kebersihan kulit yang kurang terjaga, diabetes yang tidak terkontrol, daya tahan tubuh yang menurun, obesitas, hingga gesekan berulang pada kulit.

Sampai saat ini, belum ada penelitian yang membuktikan konsumsi telur secara langsung memicu terbentuknya bisul.

Meski demikian, dr Yaze menjelaskan terdapat kemungkinan seseorang mengira telur sebagai penyebab bisul karena mengalami reaksi alergi terhadap telur.

"Mungkin pada saat dia bisulan, nggak sengaja habis makan telur. Atau dia sebenarnya alergi telur. Kebanyakan makan telur terus ternyata dia alergi. Jadi terjadilah urtikaria. Jadi dia pikir dengan makan telur menyebabkan bisulan. Sebenarnya enggak," ujar dr Yaze. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com