Megapolitan . 14/08/2026, 18:58 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Kantor Orang Tua (OT) di Jalan Outer Ring Road, Jakarta Barat, didatangi massa, Jumat, 14 Agustus 2026. Aksi tersebut merupakan buntut polemik video tantangan menghafal Al-Qur'an yang disebut menawarkan hadiah minuman keras dalam gelaran The Sounds Project (TSP).
Berdasarkan pantauan di lokasi, massa mulai berdatangan sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka membawa sejumlah spanduk berisi tuntutan serta atribut organisasi. Bendera Palestina juga terlihat di tengah kerumunan.
Massa yang sebagian besar mengenakan pakaian bernuansa putih berkumpul di sekitar mobil komando yang dilengkapi pengeras suara. Sejumlah perwakilan kemudian menyampaikan orasi kepada peserta aksi.
Petugas keamanan turut disiagakan untuk mengantisipasi situasi selama aksi berlangsung. Sekitar pukul 14.30 WIB, beberapa perwakilan massa masuk ke gedung untuk melakukan audiensi dengan pihak OT.
Hingga berita ini diterbitkan, massa masih bertahan di depan kantor OT sembari menyampaikan aspirasi.
Dua Orang Diamankan Polisi
Polemik tersebut sebelumnya telah berujung pada pengamanan dua orang oleh polisi. Keduanya berinisial R, perempuan, dan E, laki-laki.
Plh Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Oki Waskito membenarkan bahwa keduanya telah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Utara.
"Pelaku penistaan saat ini sudah diamankan di Polres Metro Jakarta Utara," katanya, Kamis, 13 Agustus 2026.
Polisi masih mendalami peran masing-masing dalam peristiwa tersebut. Keterangan dari sejumlah saksi juga telah dikumpulkan untuk melengkapi proses penyelidikan.
Oki mengatakan penyidik akan melakukan gelar perkara guna menentukan langkah hukum selanjutnya. Polisi juga membuka kemungkinan memeriksa pihak lain apabila ditemukan indikasi keterlibatan.
The Sounds Project Kecam Insiden
Pihak penyelenggara The Sounds Project sebelumnya telah memberikan klarifikasi terkait video yang viral tersebut. Penyelenggara menyatakan aktivitas tantangan hafalan Al-Qur'an dengan imbalan minuman beralkohol bukan bagian dari konsep maupun arahan acara.
"Kami sebagai penyelenggara acara turut merasa marah, kecewa, dan mengecam perilaku tersebut. Kami tidak pernah dan tidak akan pernah membenarkan perilaku yang menjadikan agama sebagai bahan challenge atau promosi produk dalam bentuk apa pun," demikian pernyataan penyelenggara.
Pihak The Sounds Project juga menyatakan telah menegur sponsor yang berkaitan dengan insiden tersebut dan meminta persoalan itu diselesaikan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media