Nasional . 14/08/2026, 05:47 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Desil 5 mencakup kelompok 40-50 persen.
Selanjutnya, desil 6 berada pada kelompok 50-60 persen, desil 7 pada 60-70 persen, desil 8 pada 70-80 persen, desil 9 pada 80-90 persen, dan desil 10 merupakan 10 persen keluarga dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Semakin kecil angka desil, semakin rendah posisi kesejahteraan keluarga dalam pemeringkatan tersebut. Sebaliknya, semakin besar angka desil, semakin tinggi tingkat kesejahteraannya.
Desil 1-4 Jadi Prioritas PKH dan Sembako
Salah satu penggunaan desil yang paling terlihat adalah dalam penyaluran bantuan sosial.
Kementerian Sosial (Kemensos) menjelaskan bahwa masyarakat yang masuk desil 1 hingga 4 atau kelompok 40 persen terbawah dapat diusulkan sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako.
Setelah pemutakhiran DTSEN, pemerintah juga mengarahkan agar penerima PKH dan bantuan sembako benar-benar berada dalam kelompok masyarakat yang sesuai dengan sasaran program tersebut.
Artinya, posisi desil menjadi salah satu dasar untuk melihat apakah sebuah keluarga masuk dalam kelompok prioritas penerima bantuan sosial.
Namun, masuk ke dalam desil tertentu tidak otomatis membuat seseorang langsung menerima bantuan. Setiap program tetap memiliki persyaratan, kuota, serta proses verifikasi tersendiri.
Desil 5 Masih Bisa Masuk PBI JKN
Penggunaan desil untuk bantuan kesehatan memiliki cakupan yang sedikit berbeda.
Masyarakat yang berada di desil 5 masih dapat diusulkan sebagai peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Pemerintah juga melakukan realokasi kepesertaan dari kelompok desil 6-10 kepada masyarakat yang berada pada desil 1-5.
Sepanjang 2025, lebih dari 13,5 juta peserta PBI JKN dinonaktifkan setelah dilakukan evaluasi data. Meski demikian, sebagian peserta masih dapat diaktifkan kembali setelah melalui proses verifikasi ulang.
Desil 1 dan 2 Jadi Sasaran Sekolah Rakyat
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media