Nasional . 14/08/2026, 06:07 WIB

Prabowo Siapkan Kredit Bunga Rendah Tanpa DP untuk Motor Listrik Nasional

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

Prabowo mengatakan setiap tahun Indonesia mengeluarkan sekitar US$28 miliar hingga US$30 miliar untuk mengimpor BBM dari luar negeri. Dengan asumsi kurs Rp17.600 per dolar AS, nilai tersebut setara sekitar Rp492,8 triliun hingga Rp528 triliun.

"Kita bertekad, ini kita kurangi. Dengan solar, sekarang (ada alternatif, red.) B50, kita sudah mengurangi. Bahkan, harusnya kita tidak impor lagi Diesel dari luar, tetapi masih bergantung beberapa energi dari luar. Kita akan segera ganti LPG menjadi CNG, dan kita juga akan membangun (pembangkit, red.) listrik tenaga surya sebesar 100 gigawatt," ujar Presiden.

Pemerintah sebelumnya juga telah mendorong penggunaan bahan bakar alternatif melalui program B50 sebagai bagian dari upaya mengurangi konsumsi bahan bakar fosil dan impor energi.

Bagi Prabowo, pengembangan motor listrik nasional menjadi salah satu langkah untuk mengurangi kebutuhan BBM sekaligus memperkuat industri dalam negeri. Karena itu, pemerintah tidak hanya mendorong produksi, tetapi juga berupaya membuat kendaraan listrik lebih mudah dijangkau masyarakat melalui pembiayaan dan skema tukar tambah. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com