Hukum dan Kriminal . 16/08/2026, 23:45 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
Bamsoet menegaskan persoalan mengenai pelaksanaan kekhususan Aceh, kesejahteraan, sumber daya alam, infrastruktur, maupun persoalan lain yang dirasakan belum tuntas harus mendapat ruang penyelesaian melalui jalur yang tepat.
Ia meminta masyarakat dan seluruh pihak terkait menggunakan jalur politik, hukum, serta dialog untuk memperjuangkan berbagai aspirasi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mempertahankan perdamaian yang telah terbangun di Aceh.
“Aceh sudah membuktikan bahwa perbedaan dan konflik dapat diselesaikan melalui meja perundingan. Jika masih ada persoalan mengenai pelaksanaan kekhususan Aceh, kesejahteraan, sumber daya alam, infrastruktur, atau hal-hal lain yang dirasakan belum tuntas, semuanya harus diperjuangkan melalui jalur politik, hukum, dan dialog. Saya meminta semua pihak menahan diri, menjaga ketertiban, dan bersama-sama merawat perdamaian Aceh,” katanya.
Peristiwa pengibaran bendera bulan bintang tersebut terjadi dalam rangka peringatan Hari Damai Aceh ke-21 pada Sabtu (15/8). Massa mengibarkan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) atau bendera bulan bintang di halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, yang kemudian menimbulkan kericuhan.
Bamsoet meminta proses penanganan insiden tersebut tetap berjalan secara profesional, objektif, dan transparan. Pada saat yang sama, ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketertiban serta merawat perdamaian Aceh yang telah terbangun selama 21 tahun.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media