Nasional . 20/08/2026, 22:30 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
“Jadi niatnya Mubarok ini bagus karena dia mau usahanya menjadi wadah lapangan kerja untuk eks napi, terkhusus yang dari konveksi,” ucap Asep.
Bagi Fajar, perjalanan di Lapas Garut akhirnya tidak hanya meninggalkan pengalaman pahit. Ia justru memperoleh keterampilan yang kini menjadi modal untuk menata kembali kehidupannya.
Ia juga memiliki sosok yang dianggap berperan besar selama mengikuti bimbingan kerja, yakni Asep. Bagi Fajar, Asep bukan sekadar petugas lapas, tetapi sosok yang dekat dengan para warga binaan.
“Yang paling dekat petugas lapas di sini sama saya ya Pak Asep, karena dia yang sering sharing sama anak-anak soal kegiatan di dalam, kalau butuh apa-apa misalnya bahan dan alat-alat, kita ngomongnya sama Pak Asep. Harapan saya ke depannya tempat bimbingan kerja konveksi di Lapas Garut bisa semakin banyak alatnya, bisa lebih modern alat-alatnya,” pungkas Fajar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media