Politik . 28/08/2026, 21:06 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Partai Hanura melakukan perubahan identitas visual dengan mengganti logonya menjadi gambar kepala singa. Pembaruan tersebut menjadi bagian dari strategi partai untuk membangun kembali semangat, keberanian, dan optimisme para kader menjelang Pemilu 2029.
Ketua Tim Task Force Partai Hanura Patrice Rio Capella mengatakan perubahan logo tersebut merupakan bagian dari penyesuaian seluruh atribut partai. Proses pembaruan identitas visual Hanura dilakukan secara bertahap dan akan diterapkan hingga ke tingkat paling bawah.
“Soal logo kepala singa, kita mengubah semua atribut Hanura, termasuk logo dengan new brand menjadi singa. Hanura instruksikan seluruh jajaran dari pusat hingga ranting satu komando memakai branding baru ini,” kata Rio.
Pernyataan tersebut disampaikan Rio setelah memimpin konsolidasi sekaligus rapat teknis Tim Task Force Partai Hanura di Provinsi Bengkulu, dikutip dari Antar, Jumat, 28 Agustus 2026.
Menurutnya, pemilihan kepala singa bukan tanpa alasan. Simbol tersebut dianggap mampu merepresentasikan karakter yang ingin dibangun dalam tubuh partai, mulai dari keberanian hingga ketangguhan dalam menghadapi persaingan politik.
“Logo singa filosofinya melambangkan kekuatan, semangat, keberanian mengambil keputusan, tangguh, dan punya daya tarung,” ujarnya.
Rio menilai perubahan logo tidak berhenti pada pembaruan tampilan partai. Identitas baru itu diharapkan ikut memengaruhi pola pikir kader sehingga mereka lebih percaya diri dan memiliki motivasi untuk menghadapi kontestasi politik 2029.
“Perubahan logo ini dengan harapan bisa memberikan semangat kepada para kader Hanura. Singa itu simbol keberanian, wibawa, kekuatan, keseriusan. Sehingga para caleg bisa menjadi singa-singa petarung Hanura untuk menang di Pemilu 2029,” katanya.
Ia optimistis penggunaan identitas baru dapat memberikan dampak terhadap semangat internal partai. Terlebih, Hanura berupaya membangun kembali kepercayaan diri setelah menghadapi hasil pemilu sebelumnya.
“Saya yakin ini berpengaruh. Mindset atau cara berpikir kader pun berubah. Ada keyakinan dan optimisme di kalangan kader, kita bisa bangkit kembali pada Pemilu 2029,” ujarnya.
Rio menegaskan bahwa logo kepala singa akan digunakan oleh seluruh struktur Hanura, termasuk jajaran partai di tingkat daerah hingga akar rumput.
Meski demikian, implementasinya tidak dapat dilakukan secara serentak karena seluruh perlengkapan dan atribut lama harus disesuaikan dengan identitas baru. Proses pencetakan ulang tersebut membutuhkan waktu selama masa peralihan.
“Perlu proses karena masih transisi memerlukan waktu pencetakan dan sebagainya, bisa kita maklumi. Tapi mulai paling lama awal 2027, semua sudah singa,” kata Rio.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media