Politik . 28/08/2026, 15:47 WIB

Siap Maju Jadi Dirjen WHO, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Itu Amanah Presiden

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin angkat bicara mengenai namanya yang masuk dalam bursa calon Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Budi menyebut pencalonan tersebut merupakan bagian dari penugasan Presiden Prabowo Subianto.

Budi menegaskan dirinya siap menjalankan tugas tersebut apabila mendapat mandat dari Presiden. Menurutnya, setiap amanah yang diberikan kepala negara akan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Itu kan amanah dari Bapak Presiden. Jadi pastilah saya akan kerja buat Bapak Presiden, apa pun tugas dari beliau akan kita jalankan dengan sebaik-baiknya,” kata Budi, Jumat, 28 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, pencalonan tersebut tidak terlepas dari keinginan pemerintah agar Indonesia memiliki keterwakilan dalam jajaran pimpinan organisasi internasional di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Budi menyebut Presiden Prabowo melihat adanya peluang bagi Indonesia untuk menempati posisi strategis tersebut. Karena itu, dirinya mendapat penugasan untuk mengikuti proses pencalonan.

“Jadi begitu beliau melihat ini ada opportunity, ya saya ditugaskan di sana,” ujarnya.

Selain faktor tersebut, Budi mengatakan sejumlah negara anggota WHO juga menilai organisasi internasional membutuhkan pembenahan. Indonesia dinilai memiliki peluang untuk ikut mendorong agenda reformasi tersebut.

“Dan yang ketiga, banyak negara-negara anggota juga yang melihat bahwa harus ada reform ya di organisasi-organisasi tingkat dunia seperti ini, dan dia melihat Indonesia, ya mungkin di bawah pimpinan Bapak Presiden Prabowo itu memiliki potensi itu,” jelasnya.

Budi memastikan posisinya sebagai Menteri Kesehatan akan ditinggalkan apabila dirinya terpilih menjadi Direktur Jenderal WHO. Namun, ia mengingatkan bahwa proses pemilihan masih panjang dan belum ada kepastian dirinya akan memenangkan pemilihan.

Pemilihan Dirjen WHO dijadwalkan berlangsung pada Mei mendatang dan melibatkan 194 negara anggota WHO.

“Ya kalau kepilih (pasti mundur), kan belum tentu kepilih karena milih kan 194 negara anggota di bulan Mei nanti,” tutur Budi.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com