Nasional . 28/08/2026, 20:22 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penegasan bahwa inovasi pemanfaatan tepung singkong guna membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih berada dalam fase kajian serta uji coba laboratorium, sehingga belum dapat diproduksi maupun diterapkan secara massal di lapangan.
Kepala BRIN Arif Satria mengatakan BRIN telah melakukan kajian secara teoritik setelah mendapat informasi mengenai praktik penggunaan tepung singkong untuk membantu memadamkan api.
"Begitu saya mendapat berita itu kemudian kita lakukan kajian secara teoritik. Para ahli kimia molekuler yang ada di BRIN melakukan kajian dan langsung disampaikan bahwa memang itu secara teoritik betul," ujar Arif di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 28 Agustus 2026.
Arif menegaskan hasil kajian teoritik tersebut bukan berarti tepung singkong sudah terbukti efektif untuk menangani karhutla dalam skala besar. BRIN bersama Polri masih melakukan uji coba untuk mengetahui efektivitas dan cara penerapannya di lapangan.
Menurut Arif, penerapan pada karhutla berskala luas menjadi tantangan tersendiri. Salah satu persoalannya adalah metode penyebaran bahan tersebut karena tidak memungkinkan dilakukan secara manual.
"Untuk skala besar kan kemudian dari sisi campuran-campuran zatnya maupun dari sisi bagaimana teknik untuk memadamkannya seperti apa. Kan tidak mungkin ditaburi pakai tangan, harus pakai alat-alat tertentu dan sekarang sedang dikaji," katanya menjelaskan.
Arif mengatakan proses pengujian tersebut merupakan bagian dari fungsi BRIN untuk memvalidasi secara ilmiah berbagai praktik atau teknologi yang berkembang di masyarakat.
Ia menjelaskan BRIN berupaya menginkubasi teknologi yang muncul dari masyarakat sebelum dikembangkan untuk penggunaan yang lebih luas.
Karena itu, Arif meminta publik tidak menganggap tepung singkong tersebut sudah siap digunakan untuk mengatasi karhutla. Tim Polri dan BRIN masih menyiapkan kajian serta uji coba untuk skala yang lebih besar.
"Tim Polri dengan tim BRIN sedang menyiapkan itu, melakukan kajian dan juga melakukan uji coba," kata Arif.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media