Internasional . 29/08/2026, 08:43 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump ngotot mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika. Namun, keputusan sepihak tersebut langsung mendapat respons tegas dari Perdana Menteri Kanada Mark Carney.
Carney memastikan Kanada tidak akan mengikuti perubahan nama yang dibuat Trump. Bagi warga Kanada, danau yang berada di perbatasan kedua negara tersebut tetap bernama Danau Ontario.
"Kami tahu Amerika Serikat mengubahnya. Relasi dagang mereka, kebijakan luar negeri mereka, monumen nasional mereka, nama tempat danau-danau mereka," kata Carney pada Kamis 27 Agustus 2026, dilansir dari CNN.
Perdana Menteri Kanada itu menegaskan perubahan nama versi AS tidak akan mengubah penyebutan Danau Ontario di negaranya.
"Perempuan dan laki-laki Kanada juga tahu hal itu tetap disebut sesuai namanya dan danau ini disebut Danau Ontario, hari ini dan selamanya," lanjutnya.
Sikap senada disampaikan Kepala Pemerintahan Ontario Doug Ford. Ia menegaskan tidak ada alasan bagi warga Kanada untuk menggunakan nama baru yang ditetapkan Trump.
"Ini Danau Ontario bagi warga Kanada dan seluruh dunia. Sekarang dan selamanya," kata Ford.
Trump Sebut Kanada Perlakukan AS dengan Buruk
Trump sebelumnya mengumumkan perubahan nama Danau Ontario secara sepihak. Pernyataan tersebut disampaikan di tengah hubungan AS dan Kanada yang kembali memanas akibat persoalan perdagangan dan perang tarif.
"Kami akan mengubah nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika, berlaku segera. Perubahan nama danau ini sebenarnya adalah hal yang sudah lama saya pikirkan," ujar Trump.
Ketika ditanya mengenai pesan yang ingin disampaikannya kepada Kanada terkait perubahan nama tersebut, Trump justru mengungkit persoalan perdagangan.
Trump menilai Kanada selama ini tidak memperlakukan AS secara adil.
"Yah, mereka tak memperlakukan kita dengan baik. Para pejabat Kanada memperlakukan kita dengan sangat buruk. Mereka orang-orang jahat," ujar Trump.
Danau Ontario sendiri merupakan satu dari lima Great Lakes yang berada di wilayah perbatasan AS dan Kanada. Sekitar 52 persen luas permukaan danau tersebut berada di wilayah Kanada, sementara bagian lainnya masuk wilayah New York, AS.
Perselisihan soal nama danau ini terjadi ketika hubungan dagang kedua negara masih belum sepenuhnya mereda. AS dan Kanada sebelumnya gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan perdagangan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media