Nasional . 30/08/2026, 20:59 WIB

Titik Panas Karhutla Menggila! 20 Ribu Hotspot Terdeteksi, Ini Wilayah yang Paling Mengkhawatirkan

Penulis : Derry Sutardi  |  Editor : Derry Sutardi

Jarak Pandang Memburuk Akibat Asap

Dampak karhutla tidak hanya dirasakan melalui penurunan kualitas udara.

Asap juga menyebabkan jarak pandang di sejumlah wilayah menjadi terbatas.

Berdasarkan pengamatan BMKG pada pagi hari tanggal 29 Agustus 2026, sejumlah ibu kota provinsi di wilayah prioritas dilaporkan mengalami kondisi berasap.

Berikut kondisi jarak pandang yang tercatat:

  • Banjarmasin: 0,5 kilometer dengan kondisi berasap.
  • Pontianak: 0,8 kilometer dengan kondisi berasap.
  • Jambi: 0,8 kilometer dengan kondisi berasap.
  • Pekanbaru: 2,5 kilometer dengan kondisi berasap.
  • Palangka Raya: 3 kilometer dengan kondisi berasap.
  • Palembang: 6 kilometer dengan kondisi cerah berawan.

Jarak pandang yang terbatas menjadi salah satu persoalan serius karena dapat mengganggu aktivitas masyarakat.

Selain itu, kondisi asap juga dapat berdampak terhadap transportasi dan kegiatan ekonomi di wilayah terdampak.

Tim Gabungan Perkuat Operasi Penanganan Karhutla

Pemerintah terus mengerahkan berbagai kekuatan untuk menangani kebakaran hutan dan lahan.

Hingga laporan operasi pada 29 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB, tim gabungan telah mendeteksi sebanyak 112 laporan kejadian karhutla dan groundcheck di 11 provinsi.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 lokasi berhasil dipadamkan.

Sementara itu, 65 titik lainnya masih dalam proses penanganan intensif.

Operasi penanganan karhutla dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur.

Tim gabungan terdiri dari Manggala Agni, TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, pemerintah daerah, hingga masyarakat.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com