Nasional . 03/09/2026, 21:25 WIB

BGN Gelontorkan Rp232,5 Triliun untuk MBG 2027

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan anggaran Rp232,5 triliun untuk menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2027.

Kepala BGN Sudaryono mengatakan total anggaran lembaganya pada tahun depan ditetapkan sebesar Rp240,20 triliun. Hampir seluruh anggaran tersebut, yakni sekitar 97 persen, akan diarahkan untuk pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui program MBG.

"Jadi kalau kita lihat, hampir 97 persen anggaran ini dikonversikan menjadi makanan bergizi gratis bagi penerima manfaat," kata Sudaryono dalam keterangan, Kamis, 3 September 2026.

Menurut Sudaryono, anggaran MBG 2027 tersebut telah mengalami efisiensi sekitar Rp30 triliun. Sebelumnya, pagu indikatif untuk program tersebut mencapai Rp265,5 triliun.

Meski terjadi penghematan anggaran, BGN justru menaikkan target penerima manfaat. Pada 2027, MBG ditargetkan menjangkau 72.464.886 orang.

Dari total tersebut, sebanyak 60.599.777 penerima berasal dari kelompok siswa di berbagai jenjang pendidikan. Sasaran mencakup peserta didik PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA, SMK, sekolah luar biasa (SLB), hingga santri.

Rinciannya, penerima dari kelompok PAUD/RA/TK dan sederajat mencapai 6.383.018 anak. Kemudian 24.517.310 anak berasal dari jenjang SD/MI/sederajat dan 11.509.238 anak dari SMP/MTs/sederajat.

Sementara itu, siswa SMA/MA/SMK dan sederajat yang menjadi sasaran mencapai 10.417.813 anak. BGN juga menargetkan 143.547 anak SLB dan 2.976.055 santri menerima manfaat MBG.

Selain kelompok tersebut, terdapat 4.652.796 penerima sasaran lainnya dalam lingkup pendidikan.

Program MBG juga menyasar kelompok 3B, yakni balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Untuk kelompok ini, BGN menetapkan target 8.083.400 balita, 1.745.936 ibu hamil, serta 2.035.773 ibu menyusui.

"MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang diselenggarakan dalam bentuk pemberian makan bergizi gratis, secara bertahap tahun 2025 sampai 2029 untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, melalui peningkatan asupan gizi terhadap kelompok sasaran," jelasnya.

Di luar anggaran utama untuk penyediaan makanan, BGN juga menyiapkan pembiayaan untuk mendukung kegiatan teknis pemenuhan gizi. Kegiatan tersebut meliputi standardisasi dapur, pelatihan bagi penyedia makanan, pemantauan rantai pasok, serta pengawasan mutu dan keamanan pangan.

Sudaryono kemudian meminta persetujuan Komisi IX DPR terhadap rencana kerja dan anggaran BGN 2027 sebesar Rp240,20 triliun.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk memastikan pelaksanaan MBG berjalan optimal dan mampu menjangkau target 72,46 juta penerima manfaat pada tahun depan.

"Kami mohon kiranya Bapak dan Ibu Ketua, Pimpinan serta anggota Komisi IX DPR dapat menyetujui rencana kerja dan anggaran Badan Gizi Nasional tahun 2027 sebesar Rp240,20 triliun ini agar program MBG dapat terus berjalan optimal dalam melayani seluruh anak bangsa di tahun 2027," ujar Sudaryono.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com