Pendidikan . 03/09/2026, 21:37 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
Penataan status guru tidak hanya dipandang sebagai persoalan administrasi kepegawaian.
Lebih dari itu, kebijakan tersebut disebut sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan pendidikan anak-anak Indonesia.
Pemerintah ingin menciptakan tata kelola guru yang lebih terstruktur dan mengurangi fragmentasi status kepegawaian yang selama ini berpotensi menimbulkan perbedaan hak maupun fasilitas di berbagai daerah.
Dengan adanya kesempatan bagi guru PPPK mengikuti seleksi CPNS, pemerintah berupaya memberikan ruang pengembangan karier yang lebih luas.
Selain membuka peluang bagi guru PPPK untuk mengikuti seleksi CPNS, pemerintah juga menyiapkan penataan bagi guru PPPK paruh waktu.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti mengonfirmasi bahwa mulai Januari 2027, guru PPPK paruh waktu akan diarahkan menjadi PPPK penuh waktu.
Pengangkatan dari PPPK paruh waktu menjadi penuh waktu disebut akan dilakukan melalui mekanisme pengalihan usulan instansi.
Dalam skema tersebut, guru PPPK paruh waktu tidak perlu menjalani tes ulang untuk perubahan status menjadi PPPK penuh waktu.
Penataan ini diharapkan dapat memberikan kepastian kerja yang lebih baik bagi tenaga pendidik.
Selain itu, pemerintah dan DPR juga berupaya menyelaraskan kebijakan tersebut dengan kebutuhan guru secara nasional.
Penataan tenaga pendidik tidak hanya menyasar guru yang sudah berstatus PPPK.
Pemerintah juga menyiapkan pembukaan jalur seleksi bagi lulusan baru atau fresh graduate.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di berbagai wilayah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media