Megapolitan . 06/09/2026, 13:38 WIB
Penulis : Derry Sutardi | Editor : Derry Sutardi
fin.co.id - Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian masyarakat, terutama karena erupsi dapat memicu hujan abu vulkanik yang berpotensi mengganggu kesehatan dan keselamatan warga.
Menghadapi kondisi tersebut, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, dr. H. Danang Hamsah Nugroho, mengimbau masyarakat agar tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak mudah terpancing informasi yang belum terverifikasi.
"Masyarakat untuk selalu mengikuti perkembangan kondisi Gunung Anak Krakatau melalui informasi resmi pemerintah dan petugas kebencanaan. Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan, tetapi masyarakat tidak perlu panik.
Abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan, mata, hingga jarak pandang ketika konsentrasinya cukup tinggi. Karena itu, masyarakat perlu melakukan sejumlah langkah sederhana untuk mengurangi risiko paparan abu.
Warga Diminta Gunakan Masker dan Kacamata Pelindung
Salah satu langkah utama yang dianjurkan adalah menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut ketika harus beraktivitas di luar rumah. Masker dapat membantu mengurangi masuknya partikel abu ke saluran pernapasan.
Selain masker, masyarakat juga dianjurkan menggunakan kacamata pelindung untuk mengurangi risiko iritasi pada mata akibat paparan abu vulkanik.
Warga sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama ketika terjadi hujan abu yang cukup pekat. Jika tidak ada keperluan mendesak, berada di dalam rumah menjadi pilihan yang lebih aman.
Langkah pencegahan ini penting terutama bagi kelompok yang lebih rentan mengalami gangguan akibat kualitas udara yang buruk.
Tutup Pintu, Jendela dan Ventilasi
Saat hujan abu terjadi, masyarakat juga diminta memastikan pintu, jendela, dan ventilasi rumah dalam kondisi tertutup. Sumber air juga perlu dilindungi agar tidak tercampur atau terkontaminasi abu vulkanik.
Abu yang masuk ke dalam rumah dapat mengotori berbagai permukaan dan berpotensi terhirup oleh penghuni. Karena itu, menjaga kondisi rumah tetap tertutup selama hujan abu menjadi salah satu cara sederhana untuk mengurangi paparan.
Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan lingkungan. Namun, pembersihan abu vulkanik perlu dilakukan secara hati-hati agar abu tidak kembali beterbangan dan justru terhirup.
Hindari Berkendara Saat Jarak Pandang Terganggu
Abu vulkanik tidak hanya berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Dalam kondisi tertentu, abu juga dapat mengganggu jarak pandang pengguna jalan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media