Ekonomi . 07/09/2026, 18:35 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Pemerintah menyiapkan enam titik pendaratan cadangan untuk menjaga konektivitas penerbangan nasional akibat ancaman abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Langkah ini diambil guna meminimalkan penumpukan calon penumpang di wilayah terdampak.
"Kami mendorong agar maskapai dapat menggunakan bandara tersebut untuk menghindari penumpukan penumpang, baik yang akan datang maupun yang akan terbang. Ini yang kita harapkan supaya pengaturan penumpang bisa optimal," kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat memantau secara langsung Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin, 7 September 2026.
Daftar bandara alternatif dan pembaruan situasi penerbangan terkini mencakup:
Masyarakat diimbau memantau informasi penerbangan secara berkala sebelum bertolak menuju area bandara.
“Kami mengapresiasi masyarakat yang telah tertib mengikuti aturan dan arahan terkait kondisi penerbangan saat ini. Dukungan dan kepatuhan masyarakat sangat membantu proses penanganan kondisi ini, khususnya dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan,” kata Dudy.
"Dalam persiapannya, apabila kondisi sudah memungkinkan untuk bandara dibuka, kami akan melakukan upaya-upaya seperti pembersihan runway, taxi way, maupun apron. Hal ini supaya apabila pada waktunya situasi sudah memungkinkan, bandara siap dioperasikan," kata Dudy.
“Penyesuaian operasional penerbangan dilakukan secara dinamis mengikuti kondisi aktual di lapangan dan perkembangan sebaran abu vulkanik," ujar Dudy.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media