Nasional . 11/09/2026, 21:53 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Memasuki hari keempat operasi, tim SAR gabungan mempersempit pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di kawasan Gunung Anak Krakatau. Petugas menyisir empat sector, serta satu sektor khusus yang mencakup pulau-pulau dengan jarak kurang lebih 3 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan sektor khusus tersebut mendapat dukungan KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten. Tim juga menyisir wilayah daratan di Pulau Rakata, Pulau Sertung, dan Pulau Panjang.
"Untuk sektor khusus di luar empat sektor sebelumnya, kami mengerahkan KN SAR Tetuka dan RIB 02 Banten. RIB 02 itu kembali ke Dermaga Marina pada pukul 15.31 WIB melakukan penyisiran di sekitar anak Gunung Krakatau, sampai mencari di tiga titik pulau tersebut (Pulau Rakata, Pulau Sertung, Pulau Panjang) dan mereka menyisir di darat," kata Amrad di Pandeglang, Banten, Jumat, 11 September 2026.
Meski pencarian berlangsung di sejumlah sektor, tim SAR gabungan belum menemukan hasil yang mengarah kepada keberadaan lima jurnalis dan tiga awak kapal tersebut.
Amrad mengatakan tim melakukan pencarian secara intensif dengan mengerahkan kapal dan helikopter. KN SAR Tetuka bersama RIB 02 Banten menyisir pulau-pulau di sekitar Gunung Anak Krakatau selama kurang lebih tiga jam.
"Untuk semua set area dengan empat sektor dan satu sektor khusus, termasuk pencarian via udara yang dapat kami sampaikan, untuk keseluruhan sektor tersebut dengan hasil nihil, hanya menemukan satu buah pelampung atau life jacket oleh Kapal Angkatan Laut (KAL) Anyer," ujar dia.
Kondisi cuaca yang sangat mendukung turut membuat tim dapat mendekati tiga pulau tersebut. Petugas bahkan berhasil naik ke daratan untuk melakukan penyisiran di wilayah pulau.
Selain pencarian menggunakan kapal, tim juga mengerahkan helikopter 3604. Pesawat tersebut melakukan penyisiran selama kurang lebih satu jam di wilayah sekitar lokasi speed boat mulai hilang kontak.
"Berdasarkan last known position (LKP), artinya diduga hilang kontak speed boat tersebut, dan pada pukul 17.00 sudah mendarat di Carita dengan aman dan terkendali, dan dengan hasil nihil," tuturnya.
Peristiwa tersebut bermula ketika rombongan jurnalis berangkat dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, menggunakan speed boat pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Rombongan itu menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk meliput aktivitas vulkanik di wilayah tersebut.
Lima jurnalis yang berada di dalam speed boat telah terdata. Mereka yakni M. Bagus Khoirunnas, pewarta foto Kantor Berita Antara; Ari Basuki, pewarta foto Merdeka.com; Yudistiro Pranoto, pewarta foto iNews.id; Firdaus Wajidi, jurnalis Anadolu Agency; dan Donal Husni, pewarta foto lepas.
Selain kelima jurnalis tersebut, terdapat tiga orang lain di dalam kapal. Mereka terdiri atas nakhoda, anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media