Nasional . 15/09/2026, 06:42 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Beredar kabar di media sosial yang mengeklaim adanya permintaan hingga Rp100 miliar untuk jabatan tertentu di Kemenkeu.
Purbaya membantah keras isu tersebut dan menyebutnya sebagai rumor. Ia menegaskan proses rotasi, mutasi, dan promosi pejabat di Kemenkeu dilakukan secara profesional.
"Saya bingung dari mana isu itu keluar. Tapi, itu rumor saja. Ini (jabatan di Kemenkeu) benar-benar berbasis profesional," kata Purbaya pada 10 September 2026.
6. Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu
Beberapa hari sebelum dicopot, Purbaya melakukan perombakan besar-besaran di tubuh Kemenkeu.
Sekitar 50 pejabat eselon II dan 350 pejabat eselon III masuk dalam perubahan tersebut. Purbaya menyebut langkah itu sebagai bagian dari proses organisasi agar Kemenkeu semakin adaptif dan mampu bekerja lebih baik.
Langkah tersebut menjadi sorotan karena dilakukan hanya beberapa hari sebelum pergantian Menteri Keuangan.
7. Polemik Anggaran Pembukaan Rekening Massal
Purbaya juga sempat terlibat dalam perbedaan informasi mengenai rencana pembukaan rekening secara massal bagi masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya menyebut kebutuhan anggaran program tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp11 triliun.
Namun, Purbaya kemudian menyatakan angka Rp11 triliun belum final karena anggarannya masih dalam tahap penghitungan.
Perbedaan penyampaian mengenai besaran anggaran tersebut kembali memunculkan sorotan terhadap koordinasi kebijakan ekonomi pemerintah.
8. Target Pertumbuhan Ekonomi hingga 8 Persen
Purbaya sejak awal menjabat juga dikenal agresif mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia beberapa kali menyampaikan keyakinan bahwa Indonesia mampu mengejar pertumbuhan tinggi, sejalan dengan target Presiden Prabowo.
Optimisme tersebut mendapat perhatian karena target pertumbuhan 8 persen dinilai sangat ambisius.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media