Megapolitan . 17/09/2026, 17:13 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id - Gedung baru Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, resmi digunakan, Kamis, 17 September 2026. Peresmian dilakukan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo bertepatan dengan HUT ke-81 PMI.
Fasilitas baru tersebut dibangun dengan dukungan hibah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui APBD senilai sekitar Rp233 miliar.
Gedung ini diharapkan mampu memperkuat berbagai layanan PMI, mulai dari donor darah, pemeriksaan laboratorium, pengolahan dan penyimpanan komponen darah, pendidikan, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya.
Pramono mengatakan pembangunan gedung tersebut tidak boleh hanya dipandang sebagai penambahan fasilitas fisik. Menurutnya, keberadaan gedung baru harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Gedung baru ini jangan hanya menjadi fasilitas fisik, tetapi benar-benar menjadi rumah kemanusiaan. Tempat warga mendapat pertolongan, relawan mengabdi, dan berbagai pihak berkolaborasi memberi manfaat nyata,” ujar Pramono.
Ia menyebut PMI merupakan salah satu mitra strategis Pemprov DKI Jakarta dalam menjalankan berbagai layanan kemanusiaan. Peran tersebut mencakup donor darah, penanganan bencana, pelayanan sosial dan kesehatan, hingga penguatan ketahanan sosial masyarakat.
Karena itu, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen melanjutkan kerja sama dengan PMI, termasuk mendorong masyarakat agar semakin aktif melakukan donor darah.
“Ke depan, Pemprov DKI akan terus memperkuat kolaborasi dengan PMI, termasuk memperluas budaya donor darah, meningkatkan kualitas layanan, memperkuat relawan, serta memanfaatkan teknologi dan inovasi agar pelayanan semakin cepat dan menjangkau lebih banyak warga,” katanya.
Siapkan 1.000-1.200 Kantong Darah Setiap Hari
Ketua PMI DKI Jakarta Beky Mardani menjelaskan gedung baru PMI DKI terdiri dari dua bangunan, yakni Gedung A dengan lima lantai dan Gedung B yang memiliki 10 lantai.
Sebagian besar fasilitas tersebut digunakan untuk menunjang operasional Unit Donor Darah (UDD) Provinsi DKI Jakarta.
Beky menyebut kebutuhan darah di wilayah Jakarta dan sekitarnya cukup tinggi. Setiap hari, UDD Provinsi DKI Jakarta harus menyiapkan sekitar 1.000 hingga 1.200 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan fasilitas kesehatan.
“UDD Provinsi DKI Jakarta setiap harinya harus menyiapkan 1.000 hingga 1.200 kantong darah untuk didistribusikan ke lebih dari 400 rumah sakit se-Jabodetabek dan 64 bank darah rumah sakit di Jakarta dan sekitarnya,” kata Beky.
Kehadiran gedung baru diharapkan membuat pelayanan darah PMI semakin optimal, khususnya dalam memastikan ketersediaan dan keamanan darah bagi masyarakat.
Fasilitas tersebut juga mendukung seluruh tahapan pelayanan darah, mulai dari donor, pemeriksaan laboratorium, pengolahan, penyimpanan komponen darah, hingga proses distribusi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media