Viral . 15/09/2026, 09:00 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 yang digelar di Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjadi perhatian publik.
Karnaval yang digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut disorot setelah muncul aksi teatrikal bernuansa horor dan dianggap mengandung unsur satanik.
Dalam video yang diunggah akun Instagram @infobimantara, tampak sejumlah peserta mengenakan kostum putih dengan riasan wajah menyerupai tengkorak. Peserta lainnya mengenakan pakaian hitam dengan tampilan menyeramkan.
Aksi tersebut semakin mencuri perhatian karena para peserta membawa peti mati. Dalam pertunjukan itu juga terlihat adanya penyembelihan seekor kambing di hadapan penonton yang memadati lokasi.
Pemkab Pekalongan Panggil Panitia
Pemerintah Kabupaten Pekalongan merespons kontroversi tersebut dengan berencana meminta penjelasan dari panitia SKNC 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M Yulian Akbar, mengatakan pihaknya akan memanggil panitia untuk mengklarifikasi konsep dan pelaksanaan pertunjukan yang menjadi sorotan.
"Dalam jangka waktu dekat ini, kami akan mengundang panitia, teman-teman panitia SKNC, untuk dilakukan klarifikasi sebenarnya apa yang terjadi di sana," kata Yulian ditemui di kantor pemkab, Senin 14 September 2026.
Selain meminta penjelasan panitia, Pemkab Pekalongan juga akan meminta masukan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
"Kami segera koordinasi juga dengan MUI untuk meminta masukan," tambah Yulian.
Di sisi lain, perwakilan panitia SKNC, Ziyad Azizi, mengakui adanya pelaksanaan karnaval tersebut. Namun, ia menyebut pihak panitia tidak mengetahui secara detail tujuan dari aksi yang ditampilkan dalam pertunjukan.
Kami dari perwakilan panitia membenarkan adanya karnaval atau KSNC 2026 yang dilaksanakan Kamis malam, 10 September 2026. Terkait kejadian yang berlangsung, secara detail pihak panitia tidak mengetahui," tuturnya.
Bupati Sebut Konsep Pertunjukan Tidak Diberitahukan
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman, juga memberikan penjelasan terkait kontroversi tersebut.
Sukirman diketahui hadir langsung dalam pagelaran SKNC. Ia mengaku terkejut karena konsep pertunjukan tidak disampaikan kepada para penonton maupun sejumlah pihak yang hadir.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media