Nasional . 22/09/2026, 06:44 WIB

Dokter Tifa Sebut Ada Dua Nama Jokowi: Satu Kuliah di UGM, Satunya Tidak

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Dokter Tifa mengungkap pernyataan kontroversial terkait sosok Joko Widodo (Jokowi). Melalui akun X miliknya, Tifauzia Tyassuma menyebut adanya pandangan Beathor Suryadi mengenai dua sosok yang disebut sebagai Joko Widodo.

Cuitan tersebut disampaikan Dokter Tifa setelah persidangan pokok perkara kedua yang berlangsung pada 17 September 2026. Dalam unggahannya, ia menyebut Beathor Suryadi akan menjadi salah satu pihak yang memberikan penjelasan mengenai klaim tersebut dalam persidangan mendatang.

"Inilah tokoh yang saya jelaskan pada Konpres pasca sidang pokok perkara ke-2 17 September 2026" kata dokter Tifa di X dilihat pada Selasa 22 September 2026.

Dokter Tifa kemudian menguraikan pandangan yang disebutnya berasal dari Beathor Suryadi. Menurut dia, Beathor berpandangan terdapat dua sosok yang berbeda.

"Bahwa menurut Beathor Suryadi, ada dua orang Joko Widodo. Yang satu Jokowi aka Mulyono yang menjadi Presiden. Satu lagi Joko Widodo yang pernah kuliah di UGM, tetapi hanya sampai Sarjana Muda."

Dalam unggahan yang sama, Dokter Tifa juga menyebut adanya perbedaan wajah antara dua sosok yang dimaksud. Ia mengklaim perbedaan tersebut mencapai 92,37 persen berdasarkan perhitungan yang disebutnya menggunakan Teorema Bayesian.

"Keduanya beda wajah dengan perbedaan sebesar 92,37% berdasarkan perhitungan Theorema Bayesian yang saya sampaikan pada sidang CLS di Solo 24 Februari 2026 lalu."

Dokter Tifa selanjutnya menyatakan pandangan Beathor Suryadi tersebut diperkuat oleh penjelasan sejumlah tokoh. Ia menyebut nama mantan Rektor UGM Profesor Sosial Efendi dan dr Zulkifli Ekomei.

"Pendapat Beathor Suryadi ini diperkuat oleh penjelasan Mantan Rektor UGM Profesor Sosial Efendi, juga oleh satu Tokoh lagi yaitu dr Zulkifli Ekomei."

Beathor Disebut Akan Jadi Saksi

Dokter Tifa juga mengungkap rencana menghadirkan Beathor Suryadi dan dr Zulkifli Ekomei dalam persidangan berikutnya. Keduanya disebut akan memberikan keterangan sebagai saksi a de charge atau saksi yang meringankan bagi dirinya.

"InsyaAllah Pak Beathor Suryadi dan dr Zulkifli Ekomei akan hadir di sidang saya selanjutnya menjadi saksi ade charge bagi saya."

Menurut Dokter Tifa, kedua saksi tersebut nantinya akan menjelaskan secara langsung argumentasi mengenai klaim tentang Jokowi dan Joko Widodo.

"Dan mereka akan secara gamblang menjelaskan argumentasi mereka tentang Jokowi dan Joko Widodo. Bayangkan betapa serunya persidangan nanti. Nantikan selalu Sidang PN Jaktim yang disiarkan secara live streaming" pungkasnya.

Dokter Tifa saat ini menghadapi perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait tudingan mengenai ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Pada 17 September 2026, ia menjalani sidang dengan agenda pembacaan nota keberatan atau eksepsi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com