Nasional . 24/09/2026, 21:07 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Target pembangunan jalan baru Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada 2027 mencapai 198,79 kilometer (km). Pembangunan tersebut masuk dalam rencana bidang Bina Marga dengan dukungan anggaran sebesar Rp37,30 triliun.
Kementerian PU menyiapkan sejumlah program infrastruktur jalan dan jembatan dalam alokasi tersebut. Selain membuka jaringan jalan baru, pemerintah juga merencanakan peningkatan kapasitas, preservasi jalan dan jembatan, pembangunan flyover serta underpass, hingga pembangunan jalan tol.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembangunan konektivitas diarahkan untuk mendukung produktivitas, antara lain dengan memperlancar hubungan antara kawasan produksi dan pasar.
“Jalan dan jembatan harus mampu menghubungkan sentra-sentra produksi dengan pasar,” kata Dody dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Kamis, 24 September 2026.
Selain pembangunan jalan baru sepanjang 198,79 km, Kementerian PU menargetkan peningkatan kapasitas dan preservasi jalan sepanjang 870,87 km pada 2027. Target lainnya meliputi pembangunan dan penggantian jembatan sepanjang 2.597,38 meter serta preservasi jembatan sepanjang 16.926 meter.
Kementerian PU juga memasukkan pembangunan flyover dan underpass sepanjang 473,90 meter serta jalan tol sepanjang 12,26 km dalam target bidang Bina Marga.
Untuk mempertahankan kondisi jaringan yang sudah tersedia, preservasi rutin direncanakan mencakup 47.603 km jalan dan 565.228 meter jembatan. Sementara itu, penanganan jalan daerah ditargetkan mencapai 37,06 km dan jembatan daerah 976,86 meter.
Bidang Bina Marga turut merencanakan pembangunan 128 unit jembatan gantung pada 2027.
Pagu anggaran Kementerian PU untuk 2027 mencapai Rp114,59 triliun. Angka tersebut meningkat dari pagu indikatif Rp98,47 triliun setelah mendapat tambahan anggaran sekitar Rp16,12 triliun.
Dari total pagu itu, paparan Kementerian PU menempatkan Rp37,30 triliun untuk bidang Bina Marga. Anggaran tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan pada 2027.
Dody mengatakan kebutuhan pembangunan infrastruktur masih besar sehingga pemanfaatan setiap alokasi anggaran harus dilakukan secara cermat.
“Kami sangat menyadari bahwa kebutuhan pembangunan infrastruktur masih sangat-sangat besar. Karena itu, setiap alokasi harus kami kelola secara cermat agar mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Jika dibandingkan dengan target 2026, pembangunan jalan baru pada 2027 mengalami penambahan. Kementerian PU pada target 2026 menetapkan pembangunan jalan baru sepanjang 191 km, sehingga target 2027 bertambah 7,79 km dibandingkan target tahun ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media