Hukum dan Kriminal

Ombudsman Belum Sempat Cek Kuliah S2 Ferdy Sambo di Lapas Cibinong

Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan timnya belum sempat memeriksa informasi mengenai program kuliah Magister (S2) Teologi yang disebut tengah dijalani mantan Kepala Divisi Propam Mabes Polri, Ferdy Sambo, secara daring dari Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.

Ombudsman Belum Sempat Cek Kuliah S2 Ferdy Sambo di Lapas Cibinong
Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin.

fin.co.id - Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan timnya belum sempat memeriksa informasi mengenai program kuliah Magister (S2) Teologi yang disebut tengah dijalani mantan Kepala Divisi Propam Mabes Polri, Ferdy Sambo, secara daring dari Lapas Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat.

Fikri menjelaskan, pemeriksaan terhadap aktivitas pendidikan tersebut sebenarnya menjadi salah satu hal yang ingin dikonfirmasi Ombudsman. Namun, kondisi di lapangan membuat tim tidak memiliki kesempatan untuk melakukan pengecekan secara langsung.

"Kita nggak sempet yang ngecek yang kayak gitu ( program kuliah Magister Ferdy Sambo), mau kita sebetulnya, kenapa kita misalnya berkunjung ke sana, misalnya kita ngecek dengan artinya nggak usah pakai kita meriksa yang maksa," katanya kepada wartawan, Kamis, 24 September 2026.

Ia mengatakan tujuan awal kedatangan Ombudsman dalam inspeksi mendadak (sidak) tersebut sebenarnya sederhana, yakni melakukan pemeriksaan sesuai kewenangan dan prosedur. Tim juga datang dengan membawa surat tugas sebagai dasar pelaksanaan pemeriksaan.

Irjen Pol Ferdy Sambo

"Tapi apa yang terjadi, kalau kita sudah dua kali ditolak terus gimana caranya?Kan kita sama-sama lembaga negara dan kami juga dipergunakan, maka caranya adalah dengan cara kami," ujarnya.

Menurut Fikri, situasi tersebut justru membuat tim Ombudsman menemukan sejumlah hal lain ketika berada di area luar dan bagian belakang lapas.

"Nah itulah kemudian jadi temuan yang jadi sekarang, yang walaupun kami juga menduga, kenapa kami nggak boleh juga masuk," sambungnya.

Ombudsman Temukan Sejumlah Fasilitas Tak Biasa

Sebelumnya, Ombudsman melakukan sidak di Lapas Kelas IIA Cibinong pada Rabu, 23 September 2026. Dalam pemeriksaan tersebut, tim menemukan dugaan perlakuan khusus terhadap sejumlah warga binaan, fasilitas yang disebut mewah, serta kondisi pengamanan yang dinilai memiliki sejumlah celah.

Kedatangan Ombudsman sempat mendapat penolakan dari petugas lapas. Tim disebut harus menunggu lebih dari 30 menit tanpa memperoleh penjelasan yang jelas mengenai alasan tidak diperbolehkannya mereka masuk ke area utama.

Penolakan tersebut disebut bukan kejadian pertama. Sebelumnya, Ombudsman juga mengalami hal serupa ketika melakukan pemeriksaan pada 26 Juli 2026.

Namun, saat berada di area luar gedung utama, tim justru menemukan akses menuju kawasan belakang lapas. Di lokasi tersebut, Ombudsman menemukan sejumlah bangunan dan fasilitas yang kemudian menjadi bagian dari temuan pemeriksaan.

Beberapa bangunan disebut menyerupai vila atau rumah klaster dan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti sofa, televisi, kulkas yang disebut berisi minuman keras, hingga berbagai perlengkapan lainnya.

Berita Terkait