Megapolitan . 06/10/2026, 11:29 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Polda Metro Jaya menyiapkan ribuan personel untuk mengamankan kegiatan penyampaian pendapat yang dilakukan elemen buruh di sekitar Gedung DPR/MPR, Jakarta Pusat, Selasa.
Sebanyak 11.261 personel disiagakan untuk memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib. Selain personel pengamanan, polisi juga menurunkan ribuan anggota lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi aksi.
Kepala Biro Operasi Polda Metro Jaya Brigjen Pol. La Ode Aries El Fathar mengatakan sebanyak 2.055 personel Kepolisian Lalu Lintas turut diterjunkan untuk mengatur pergerakan kendaraan di kawasan kegiatan.
"Pengamanan tersebut dilakukan dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, dialogis, dan terukur," kata La Ode dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 6 Oktober 2026.
La Ode mengatakan penyampaian pendapat merupakan bagian dari hak konstitusional masyarakat yang harus dihormati. Menurutnya, kehadiran polisi dalam kegiatan tersebut ditujukan untuk memberikan pelayanan sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan.
"Tugas kita adalah melayani dan memastikan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib, sementara aktivitas masyarakat lainnya tetap dapat berlangsung dengan baik," ujar La Ode.
Ia juga meminta seluruh personel yang bertugas mampu mengendalikan diri selama pengamanan. Anggota diminta tidak mudah terprovokasi serta menjaga komunikasi dengan koordinator lapangan sepanjang aksi berlangsung.
Selain itu, terdapat larangan bagi personel yang bertugas untuk membawa maupun menggunakan senjata api dan senjata tajam.
"Seluruh anggota yang bertugas juga dilarang keras membawa maupun menggunakan senjata api dan senjata tajam," tegas La Ode.
Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi aksi. Rekayasa arus kendaraan di Jalan Gatot Subroto dan sejumlah ruas jalan di sekitar Gedung DPR/MPR akan dilakukan menyesuaikan perkembangan situasi.
Pengaturan tersebut diterapkan secara dinamis agar kegiatan penyampaian pendapat tidak menghambat aktivitas masyarakat secara keseluruhan.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan pengamanan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga ruang demokrasi sekaligus melindungi keselamatan semua pihak.
"Polri hadir untuk menjaga ruang demokrasi agar masyarakat dapat menyampaikan pendapat dengan aman dan tertib. Pada saat yang sama, hak masyarakat lainnya untuk beraktivitas juga harus tetap terjaga. Mari bersama-sama menjaga ketertiban, saling menghormati, dan mengutamakan keselamatan," pungkas Budi. *
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media