Nasional . 17/10/2026, 17:59 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Kesiapan fisik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, masih menjadi pekerjaan rumah setelah target operasional serentak pada 15 Oktober 2026 terlewati.
Dari total 13 kelurahan di Cibinong, baru KDKMP Kelurahan Pakansari yang memiliki bangunan dan telah menjalankan kegiatan usaha. Sementara itu, 12 koperasi lainnya masih menunggu pembangunan fasilitas fisik.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa pembentukan kelembagaan koperasi belum sepenuhnya diikuti kesiapan sarana untuk menunjang operasional di setiap kelurahan.
Camat Cibinong, Acep Sajidin, membenarkan bahwa pembangunan gedung KDKMP sejauh ini baru terealisasi di Kelurahan Pakansari. Meski begitu, pembentukan koperasi di seluruh kelurahan telah diselesaikan.
“Dari 13 kelurahan, baru satu yang sudah dibangun, yaitu di Pakansari. Kalau pembentukan koperasinya, semua kelurahan sudah,” katanya, Sabtu 17 Oktober 2026.
Acep menyebut KDKMP Pakansari mulai beroperasi pada Agustus 2026. Pengelolaannya kemudian diperkuat dengan penempatan manajer dari pemerintah pusat pada 1 Oktober 2026.
Dalam menjalankan usahanya, koperasi tersebut mampu membukukan omzet sekitar Rp2 juta per hari. Angka itu diharapkan meningkat seiring bertambahnya pilihan produk dan aktivitas transaksi masyarakat.
“Kopdes Kelurahan Pakansari omzetnya kemarin kurang lebih sudah Rp2 juta sehari. Mudah-mudahan kalau produknya bertambah, transaksinya bisa lebih banyak lagi,” ujarnya.
Untuk mendukung percepatan pembangunan di 12 kelurahan lainnya, Pemerintah Kecamatan Cibinong mulai mendata aset tanah milik pemerintah daerah maupun instansi pusat yang berada di wilayahnya.
Pendataan tersebut bertujuan mengidentifikasi lahan yang berpotensi dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan KDKMP. Langkah ini dilakukan menindaklanjuti penugasan dari Bupati Bogor agar tersedia alternatif lokasi untuk pembangunan koperasi berikutnya.
“Kami ditugaskan Pak Bupati untuk menginventarisasi tanah-tanah pemerintah, baik milik pemerintah daerah maupun instansi pusat yang ada di daerah. Kelurahan di Cibinong jadi salah satu lokasi yang diusulkan pembangunan selanjutnya,” tuturnya.
Inventarisasi aset menjadi tahapan awal dalam menyiapkan pembangunan fisik koperasi. Setelah lokasi potensial teridentifikasi, diperlukan tindak lanjut agar proses pembangunan dapat berjalan dan fasilitas operasional segera tersedia.
Terlewatnya target operasional serentak pada 15 Oktober 2026 menjadi tantangan bagi Kecamatan Cibinong. Hingga Sabtu, 17 Oktober 2026, baru satu dari 13 KDKMP yang dilaporkan memiliki bangunan sekaligus menjalankan usaha.
Meski demikian, selesainya pembentukan kelembagaan di seluruh kelurahan menjadi modal awal untuk melanjutkan program tersebut. Pemerintah kecamatan kini berupaya menyiapkan lahan agar pembangunan fisik koperasi lainnya dapat menyusul KDKMP Pakansari.
Sandika Fadilah Rusdani/Disway Bogor
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media