Politik . 21/10/2026, 16:58 WIB

PDIP Buka Sekolah Partai untuk Anak Muda, Komarudin Watubun Singgung Calon Pemimpin Masa Depan

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mulai memperluas akses Sekolah Partai agar dapat menjangkau masyarakat yang lebih beragam, khususnya kalangan generasi muda. Langkah ini dilakukan untuk memperkenalkan pendidikan politik sekaligus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada calon pemimpin masa depan.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP sekaligus Anggota Komisi II DPR RI, Komarudin Watubun mengatakan, Sekolah Partai selama ini masih dipandang sebagai lembaga pendidikan yang identik dengan kalangan internal partai dan kelompok tertentu.

"Ya, kalau selama ini kan terkesan sekolah partai itu elitis ya, untuk untuk orang partai saja, untuk kelas tertentu saja," ujar Komarudin di Sekolah Partai PDIP, Rabu, 21 Oktober 2026.

Menurut Komarudin, perluasan jangkauan tersebut menjadi upaya untuk meningkatkan ketertarikan anak muda terhadap dunia politik. Ia menilai partisipasi generasi muda sangat penting karena mereka akan memegang peran dalam menentukan arah masa depan Indonesia.

"Jadi kita mulai membuka diri untuk sekolah partai lebih luas jangkauannya. Karena kita sadar betul bahwa masa depan Indonesia itu ada di generasi muda. Jadi kalau sampai generasi mudanya tidak tertarik dengan politik, itu menjadi masalah serius. Termasuk kamu juga nanti sekolah, sekolah di sini," tuturnya.

Sementara itu, seorang kader perempuan PDIP menjelaskan bahwa kegiatan tersebut pada tahap awal dibuka secara umum tanpa membatasi peserta hanya dari kalangan kader partai.

Ia menuturkan, tujuan utama kegiatan ini adalah memperkenalkan nilai-nilai perjuangan para tokoh bangsa kepada generasi penerus, termasuk pemikiran Bung Karno dan Megawati Soekarnoputri.

"Kita undang pertama itu masih umum saja, bebas saja. Karena yang paling penting itu bukan PDIP-nya, tapi perjuangan Bung Karno dan Ibu Mega itu harus diwariskan kepada generasi penerus. Di situ ada nilai, ya. Perjuangan itu yang harus diteruskan. Di sana kita belajar bagaimana Pancasila, dasar negara, supaya jangan kita buat pelanggaran terhadap konstitusi," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Komarudin juga mengingatkan bahwa perjalanan menuju posisi kepemimpinan membutuhkan proses, pembelajaran, serta persiapan yang matang.

Ia menegaskan bahwa generasi muda yang memiliki cita-cita menjadi pejabat publik, termasuk presiden maupun wakil presiden, perlu memahami tahapan dan tanggung jawab yang menyertai jabatan tersebut.

"Jadi kita sadarkan kepada generasi muda bahwa semua berproses, tidak ada yang jatuh dari langit. Supaya suatu ketika mereka jadi pejabat, mau jadi presiden, wakil presiden, harus siap, tidak bisa dipaksa. Nanti bikin rusak negara itu," tegasnya.

Melalui perluasan akses Sekolah Partai, PDIP berupaya membuka ruang pembelajaran politik yang lebih luas bagi generasi muda. Program tersebut sekaligus menjadi sarana untuk mengenalkan Pancasila, konstitusi, dan nilai perjuangan kepada calon pemimpin yang akan berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com