Nasional . 23/10/2026, 08:03 WIB

Prabowo Bakal Tutup 700 BUMN hingga Desember, Perusahaan Merugi Jadi Sasaran

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk merampingkan jumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dari total 1.074 perusahaan pelat merah, pemerintah menargetkan sebanyak 700 BUMN ditutup atau digabungkan dengan perusahaan lain hingga Desember mendatang.

Prabowo menyampaikan target tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di Jakarta Utara, Kamis 22 Oktober 2026.

"Kita bertekad sekarang untuk efisiensi dari 1.000 BUMN, 1.074, kita sudah konsolidasi, sudah tutup, sudah streamlining, kita sudah kurang lebih 364 sampai tadi malam. Sampai Desember yang akan datang sasaran kita 700 akan kita tutup," ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, penataan BUMN merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi perusahaan milik negara. Pemerintah telah melakukan konsolidasi dan penutupan sejumlah perusahaan sebagai langkah awal untuk menyederhanakan struktur BUMN.

Meski demikian, Prabowo mengakui bahwa proses pembenahan tersebut membutuhkan waktu dan tidak dapat diselesaikan dalam waktu singkat. Ia menegaskan pemerintah akan terus menjalankan langkah efisiensi secara bertahap, terutama terhadap BUMN yang terus mengalami kerugian.

"Pengalihan ini, perbaikan ini tidak bisa seketika. Kita tidak punya tongkat ajaib, kita tidak punya tongkat nabi Musa atau nabi Sulaiman. Tapi kita sudah buktikan dalam dua tahun kita bekerja, sudah kita buktikan BUMN-BUMN yang rugi terus kita tutup," terangnya.

Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan tegas terhadap perusahaan pelat merah yang dinilai tidak efisien. Penutupan juga akan dilakukan terhadap BUMN yang terbukti membuat laporan keuangan palsu atau melakukan kecurangan dalam pengelolaan keuangan.

Menurutnya, pemerintah ingin memusatkan perhatian pada perusahaan-perusahaan negara yang mampu memberikan keuntungan dan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Yang tidak efisien, yang merugi, yang selama ini buat laporan keuangan palsu, kita tutup. Konsentrasi kepada BUMN yang menghasilkan untuk rakyat," pungkas Prabowo. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com