Nasional . 24/10/2026, 05:56 WIB

Dino Patti Djalal Sebut Tudingan Singapura Ingin Jatuhkan Ekonomi RI Tak Masuk Akal

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Mantan Wakil Menteri Luar Negeri era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dino Patti Djalal, menanggapi tudingan yang menyebut Singapura berkonspirasi untuk menjatuhkan perekonomian Indonesia melalui Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Dino menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan tidak sesuai dengan realitas hubungan kedua negara. Menurutnya, Singapura selama ini memiliki rekam jejak kerja sama yang baik dengan Indonesia di berbagai bidang.

"Pandangan yang belakangan beredar bahwa Singapura sedang berkonspirasi untuk menjatuhkan pasar modal Indonesia, menyabotase ekonomi Indonesia dan melalui MSCI mencoba merebut aset-aset Indonesia dalam situasi fire sale atau jual saham murah, adalah pandangan yang tidak masuk akal dan jauh dari realita yang sebenarnya," katanya dikutip dari Instagram resmi @dinopattidjalal, Kamis 22 Oktober 2026.

Dino mengatakan, hubungan Indonesia dan Singapura selama ini diwarnai berbagai bentuk kolaborasi, mulai dari penanganan bencana hingga investasi dan pembangunan. Karena itu, ia mempertanyakan anggapan bahwa Singapura berniat merugikan Indonesia.

"Sejarah membuktikan bahwa Singapura selalu siap membantu kita apakah itu untuk bencana tsunami, gempa bumi, krisis moneter, COVID-19, investasi, pendidikan, pembangunan Batam, Bintan, Karimun dan Kendal di Jawa Tengah, kerja sama militer dan lain sebagainya," ungkap Dino.

Dino, yang juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), menilai stabilitas politik dan ekonomi Indonesia turut memengaruhi kepentingan Singapura.

Menurutnya, posisi geografis Singapura yang berdekatan dengan Indonesia membuat negara tersebut ikut merasakan dampak apabila terjadi gejolak di Tanah Air.

"Mereka adalah salah satu negara yang paling terdampak kalau terjadi gejolak politik dan ekonomi di negara kita. Karena itu, sebagai negara kecil yang secara geografis dihimpit Indonesia dan Malaysia, hukumnya tabu dan haram bagi elite politik Singapura untuk berkonspirasi mencelakai Indonesia. Sebagaimana juga tabu dan haram bagi Indonesia untuk mencelakai Singapura," ujarnya.

Atas dasar itu, Dino mengingatkan agar Indonesia tidak memandang Singapura sebagai lawan. Ia menilai hubungan bertetangga yang baik justru perlu dipertahankan, terutama ketika kedua negara menghadapi persoalan yang membutuhkan kerja sama.

Selain menyoroti hubungan ekonomi dan politik, Dino juga menyinggung persoalan kabut asap akibat kebakaran hutan. Menurutnya, penanganan masalah tersebut dapat menjadi ujian bagi diplomasi Indonesia di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ia berharap Indonesia mampu menyelesaikan persoalan tersebut melalui pendekatan diplomasi yang bijaksana, sekaligus menjaga hubungan baik dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

"Masalah kabut asap adalah test case bagaimana Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo bisa berdiplomasi secara bijak dalam menangani krisis kebakaran hutan. Bagaimana Indonesia bisa terus bertetangga dengan baik dalam situasi sulit dan bagaimana Indonesia sebagai negara yang dianggap sebagai pemimpin natural di kawasan Asia Tenggara bisa menangani krisis asap ini dengan cara yang semakin mengukuhkan kebesaran Indonesia, bukan kekerdilan," ujarnya.

Dino kemudian mengingatkan keberhasilan Indonesia dalam mengoordinasikan bantuan internasional ketika bencana tsunami melanda Aceh dan Nias pada 2004. Saat itu, Indonesia menjalin kerja sama dengan negara-negara tetangga dan berbagai negara lain untuk menangani dampak bencana.

Menurut Dino, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kerja sama internasional dapat memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

"Akibatnya, respek dan kepercayaan dunia terhadap Indonesia semakin tinggi," tutup Dino.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com