Viral . 24/10/2026, 07:24 WIB

Ketahuan Maling, Pria Ini Malah Dikasih Makan Usai Diamankan Warga

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Aksi warga di Jalan Datuk Rubiah, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, menjadi sorotan setelah video seorang pria yang diduga hendak mencuri beredar luas di media sosial. Bukannya hanya mendapat amukan, pria tersebut justru diberi makanan oleh warga setelah mengaku kelaparan dan tidak makan selama tiga hari.

Dalam video yang beredar, pria itu terlihat jongkok sambil menyantap makanan yang diberikan warga. Ia mengenakan singlet hitam dan topi, sementara sejumlah warga mengelilinginya dan melontarkan pertanyaan terkait dugaan aksi pencurian tersebut.

Kepala Lingkungan 28 Kelurahan Rengas Pulau, Salman Alfarisi, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, pria itu lebih dulu diamankan warga sebelum sempat melakukan pencurian.

"Belum sempat dia mencuri sudah tertangkap warga. Jadi sempat dihajarlah beberapa kali mungkin. Sudah itu baru diinterogasi orang itu, katanya dia kelaparan, sudah tiga hari enggak makan katanya," ujar Salman Alfarisi saat diwawancarai, Jumat 23 Oktober 2026.

Salman menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu 17 Oktober 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, pria tersebut diduga hendak mengambil seng dan sejumlah peralatan rumah.

Aksi itu diketahui setelah pemilik rumah berteriak hingga mengundang perhatian warga sekitar. Warga kemudian berdatangan dan mengamankan pria tersebut.

"Pemilik rumah sempat teriak, makanya ramailah warga datang. Tapi sekarang sudah damai dan sudah selesailah masalahnya karena pemilik rumahpun tidak ada kehilangan apa-apa," ungkapnya.

Salman juga menceritakan, pria tersebut awalnya mengaku sebagai warga Rengas Pulau. Namun, setelah videonya ramai diperbincangkan di media sosial, muncul komentar yang menyebut pria itu berasal dari Belawan.

"Kalau pengakuan awalnya, katanya dia (maling) orang Rengas Pulau juga. Rupanya setelah viral baru ada yang komen katanya itu orang Belawan," kata Salman.

Menurut Salman, kejadian ketika warga memberikan makanan kepada pria yang diduga hendak mencuri itu baru pertama kali terjadi di lingkungannya.

Ia menyebut, dalam sejumlah kejadian sebelumnya, warga yang menangkap pelaku pencurian terkadang melakukan kekerasan hingga menyebabkan korban mengalami luka serius.

"Kalau dikasih makan gini, kebetulan baru inilah. Mungkin warga yang di situ yang dapatnya tadi baik hatilah mungkin. Kalau yang sebelum-sebelumnya ada yang meninggal, ada yang sekarat, macam-macamlah," ungkapnya.

Meski sempat menjadi perhatian warga, persoalan tersebut disebut telah diselesaikan secara damai. Pemilik rumah juga dipastikan tidak mengalami kehilangan barang.

Salman menambahkan, warga Lingkungan 28 sebenarnya memiliki pos keamanan lingkungan (poskamling) yang beroperasi pada malam hari. Namun, kegiatan ronda tidak selalu berjalan rutin karena pengelolaannya dilakukan secara swadaya dan warga memiliki kesibukan masing-masing.

Ia menyebut aksi pencurian pada siang hari tergolong jarang terjadi di wilayah tersebut.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com