Ekonomi . 24/10/2026, 23:04 WIB

Program 3 Juta rumah capai 1,79 Juta Unit, Kementerian PKP Perkuat Pembangunan dan renovasi

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat capaian pembangunan dan peningkatan kualitas rumah sebanyak 1.790.081 unit hingga 15 Oktober 2026. Capaian tersebut merupakan akumulasi program yang menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kementerian PKP serta program yang didukung melalui berbagai sumber pembiayaan di luar anggaran kementerian.

Perkembangan tersebut dipaparkan dalam rapat penyampaian progres kinerja Program 3 Juta Rumah yang diikuti Menteri PKP Maruarar Sirait bersama jajaran kementerian.

Sekretaris Jenderal Kementerian PKP menyampaikan bahwa pelaksanaan program perumahan selama dua tahun terakhir berjalan sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Pemenuhan kebutuhan hunian dilakukan melalui dua jalur. Pertama, program yang dibiayai APBN Kementerian PKP, meliputi Bedah Rumah, pembangunan rumah susun dan rumah khusus, penataan kawasan kumuh, serta bantuan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU).

Kedua, program yang didukung melalui sumber anggaran dan pembiayaan lainnya, seperti APBN kementerian/lembaga, APBD, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), Kredit Program Perumahan (KPP), pembebasan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta program tanggung jawab sosial perusahaan atau *Corporate Social Responsibility* (CSR).

Hampir 1,8 Juta Unit Rumah Tercatat

Berdasarkan data hingga 15 Oktober 2026, total capaian pembangunan dan peningkatan kualitas rumah melalui kedua jalur tersebut mencapai 1.790.081 unit.

Jumlah itu terdiri atas pembangunan 1.103.918 unit rumah baru dan perbaikan atau peningkatan kualitas 686.163 unit rumah.

Untuk program yang menggunakan APBN Kementerian PKP, capaian tercatat sebanyak 62.579 unit pada 2025 dan 236.300 unit pada 2026. Sementara itu, program di luar APBN Kementerian PKP mencapai 789.831 unit pada 2025 dan 701.371 unit pada 2026.

Dari sisi pelaksanaan anggaran, realisasi APBN Kementerian PKP per 23 Oktober 2026 mencapai 68,83 persen jika tidak memperhitungkan tambahan anggaran belanja (ABT). Apabila ABT untuk pembangunan hunian tetap (huntap) turut diperhitungkan, realisasi anggaran tercatat sebesar 58,33 persen.

Dalam evaluasi terhadap balai pelaksana, BP3KP Jawa III, Sulawesi III, dan Sumatera IV tercatat sebagai tiga balai dengan tingkat penyerapan anggaran tertinggi. Adapun BP3KP Nusa Tenggara I, Jawa II, dan Jawa IV menjadi balai yang masih perlu didorong untuk meningkatkan penyerapan anggaran serta pelaksanaan program.

Program Bedah Rumah Ditingkatkan pada 2026

Menteri PKP Maruarar Sirait menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran kementerian. Menurutnya, besarnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian layak menuntut kerja keras, pengorbanan, dan komitmen yang kuat dari seluruh pelaksana program.

“Capaian ini bukan hasil kerja satu atau dua orang, tetapi ada doa, keringat, perjuangan, dan pengorbanan seluruh pegawai Kementerian PKP,” kata Maruarar dikutip, sabtu, 24 Oktober 2026.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com