Nasional . 25/10/2026, 07:09 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
Daftar tersebut juga mencakup Palu di Sulawesi Tengah, Gorontalo, Kendari di Sulawesi Tenggara, serta Manokwari di Papua Barat. Adapun di wilayah Ternate, BMKG turut mencatat potensi cuaca berawan tebal.
Peringatan BMKG tidak hanya menyasar masyarakat di daratan. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi.
BMKG memperingatkan potensi gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia sebelah barat Aceh hingga Lampung. Ancaman serupa juga berpotensi muncul di Samudra Hindia bagian selatan Banten hingga selatan Nusa Tenggara Timur.
Selain gelombang tinggi, BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi pasang air laut.
Imbauan ini berlaku bagi masyarakat di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jakarta, Jawa Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Barat.
Di tengah potensi hujan di sejumlah daerah, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan risiko kekeringan dan kebakaran hutan dan lahan.
Pasalnya, cuaca kering masih mendominasi sebagian wilayah Indonesia. Meski begitu, kondisi tersebut tidak menutup kemungkinan munculnya hujan sedang hingga lebat secara lokal.
BMKG meminta masyarakat memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resminya. Informasi tersebut dapat membantu masyarakat menyesuaikan aktivitas harian, merencanakan perjalanan, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca yang berkembang. (ANTARA)
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media