Internasional . 03/11/2026, 08:42 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Dunia penerbangan berduka setelah Nathalia Filgueiras, pilot perempuan berusia 20 tahun, tewas dalam kecelakaan pesawat pribadi Learjet 60 di Palm Beach County, Florida, Amerika Serikat, Minggu, 1 November 2026.
Nathalia bertugas sebagai kopilot dalam penerbangan dari Austin menuju Bahama. Pesawat tersebut jatuh menghantam tanah di samping jalan raya hingga meledak dan menimbulkan kawah besar.
Tragedi ini menewaskan Nathalia dan delapan orang lainnya di dalam pesawat. Rekaman kecelakaan yang beredar di media sosial memperlihatkan jet menghantam tanah sebelum meledak.
Ibu Nathalia, Camila, bersama ayah tirinya mengonfirmasi bahwa putrinya merupakan kopilot Learjet 60 tersebut.
Camila mengatakan Nathalia sudah bekerja sebagai pilot komersial selama sembilan bulan. Dia juga mengaku bangga karena putrinya berhasil mewujudkan impian masa kecilnya.
"Saya tahu pesawat akan membawa dia pergi dari saya. Saya selalu tahu itu, tetapi saya sangat bangga padanya. Saya tahu dia sedang mewujudkan mimpinya," ungkap Camila, dikutip dari New York Post, Senin, 2 November 2026.
Nama Nathalia sebenarnya sudah menarik perhatian media sejak berusia 17 tahun. Kala itu, dia mendapat sorotan karena berhasil memperoleh lisensi pilot pada usia yang sangat muda.
Ketertarikan Nathalia terhadap dunia penerbangan muncul sejak kecil. Pada 2018, dia mulai belajar terbang untuk bersenang-senang bersama ayahnya menggunakan pesawat kecil Beechcraft Bonanza milik keluarga.
Dia kemudian mengambil kelas pilot pada 2020 dan mulai serius mengejar karier di dunia penerbangan.
Camila mengenang momen ketika Nathalia pulang setelah terbang bersama ayahnya. Saat itu, putrinya langsung menyampaikan cita-citanya.
"Suatu hari setelah terbang bersamanya, dia pulang, dan kami berada di kamar kami, lalu dia masuk dan berkata, 'Aku akan menjadi pilot'," kenang Camila.
Awalnya, Camila sempat meragukan cita-cita tersebut. Namun, ayah Nathalia meyakinkan sang ibu agar memberikan kesempatan kepada putrinya untuk mengejar impian.
Nathalia kemudian menyelesaikan pendidikan di American Flyers, sekolah penerbangan yang berbasis di Addison, Texas, dengan cabang di Pompano Beach, Florida.
Setelah memperoleh lisensi, dia bekerja sebagai instruktur di sekolah penerbangan lain di Fort Lauderdale sebelum mendapatkan pekerjaan pilot berikutnya.
Nathalia juga memiliki ambisi besar untuk menjadi pilot maskapai komersial. Dia bahkan bercita-cita bekerja di American Airlines, meskipun keluarganya menilai usianya masih terlalu muda untuk melamar.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media