Internasional . 06/11/2026, 14:43 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
fin.co.id - Empat negara Arab, yakni Qatar, Kuwait, Bahrain, dan Yordania, mengecam dugaan upaya kelompok Houthi Yaman meluncurkan rudal balistik ke wilayah Madinah, Arab Saudi. Keempat negara tersebut menyatakan dukungan dan solidaritas penuh kepada Riyadh.
Kecaman itu muncul setelah koalisi militer pimpinan Arab Saudi mengumumkan keberhasilan sistem pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan rudal yang diduga mengarah ke Madinah. Koalisi tersebut juga melaporkan telah menjatuhkan sebuah drone milik Houthi di Provinsi Timur Arab Saudi.
Kementerian Luar Negeri Qatar menilai dugaan serangan tersebut sebagai tindakan provokatif yang menyasar perasaan umat Islam. Selain mengancam keselamatan warga sipil, tindakan itu dinilai melanggar kedaulatan Arab Saudi dan ketentuan hukum internasional.
Doha menegaskan dukungannya terhadap seluruh langkah sah yang ditempuh pemerintah Arab Saudi untuk menjaga keamanan, kedaulatan, keutuhan wilayah, serta kepentingan nasionalnya.
Sikap serupa disampaikan Kuwait. Negara tersebut mengecam tindakan Houthi karena dianggap melanggar kedaulatan Arab Saudi, hukum internasional, dan hukum humaniter internasional.
Kementerian Luar Negeri Kuwait juga menyatakan dukungan terhadap langkah-langkah pencegahan yang dilakukan Riyadh guna menjaga keamanan wilayah serta melindungi warga negara dan penduduknya.
Sementara itu, Bahrain menyoroti ancaman yang ditimbulkan apabila Madinah menjadi sasaran serangan. Menurut Bahrain, tindakan tersebut berpotensi membahayakan warga sipil maupun para pengunjung Masjid Nabawi.
Bahrain juga menilai serangan terhadap wilayah tersebut sebagai tindakan yang mencederai kesucian tempat-tempat suci umat Islam. Negara itu mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengambil tindakan tegas untuk menghentikan serangan kelompok Houthi.
Yordania turut menyampaikan kecaman. Amman memandang dugaan peluncuran rudal tersebut sebagai provokasi terhadap umat Islam sekaligus ancaman terhadap keamanan dan stabilitas Arab Saudi.
Pemerintah Yordania menegaskan solidaritasnya dengan Riyadh serta mendukung berbagai upaya yang dilakukan kerajaan untuk melindungi wilayah dan keselamatan penduduknya.
Di tengah gelombang kecaman dari sejumlah negara Arab, kelompok Houthi membantah tuduhan bahwa mereka berupaya menyerang Madinah.
Yaman sendiri telah terjerumus dalam perang saudara sejak September 2014. Konflik tersebut bermula ketika kelompok Houthi merebut ibu kota Sanaa beserta sejumlah wilayah lainnya.
Sejak Maret 2015, koalisi militer pimpinan Arab Saudi terlibat dalam konflik dengan memberikan dukungan kepada pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.
Sumber: Anadolu .
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media