Politik . 08/11/2026, 21:35 WIB
Penulis : Esnoe Faqih Wardhana | Editor : Esnoe Faqih Wardhana
fin.co.id - Sebanyak 800 alumni telah mengikuti Program Remaja Bernegara (RBN) yang digagas Partai NasDem sepanjang 2026. Program ini menjadi salah satu upaya partai tersebut mengenalkan pendidikan kewarganegaraan kepada generasi muda sekaligus mengubah pandangan bahwa politik merupakan dunia yang keras dan menakutkan.
Sekretaris Jenderal Partai NasDem Hermawi Taslim mengatakan, politik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena itu, anak muda perlu memahami politik sejak dini melalui proses pembelajaran yang menyenangkan.
“Remaja Bernegara ini temuan mutakhir Partai NasDem untuk memberi pembelajaran kewarganegaraan sedini mungkin kepada anak-anak muda. Mau tidak mau, suka atau tidak suka, politik pasti kita jalani,” kata Taslim seusai menyambut peserta RBN di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Sabtu, 7 November 2026.
Menurut Taslim, RBN dirancang agar peserta dapat mengenal politik tanpa harus merasa takut terhadap stigma yang selama ini melekat. Program tersebut menggunakan pendekatan riang gembira melalui empat simulasi yang melibatkan seluruh peserta.
Dalam setiap angkatan, RBN menerima 20–30 peserta dari sekitar 200–300 orang yang mendaftar. Pembatasan jumlah peserta tersebut dilakukan agar proses pembelajaran berjalan lebih efektif.
“Supaya alumni Remaja Bernegara minimal bisa berbicara dan mengerti secara umum tentang apa itu politik,” ujarnya.
Sepanjang 2026, program tersebut telah memasuki angkatan ke-31 dan memiliki sekitar 800 alumni. Jangkauannya juga meluas ke sejumlah daerah, di antaranya Biak, Jayapura, Sumatra Barat, Riau, dan Sulawesi Tengah.
NasDem selanjutnya menjadwalkan Jambore Remaja Bernegara di Indragiri Hulu, Riau, pada 13–15 November. Kegiatan tersebut menargetkan 1.000 peserta dan rencananya dibuka oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh.
Dalam jambore itu, peserta akan mendapat kesempatan bertemu dengan pejabat publik dan pengambil kebijakan di Provinsi Riau.
Taslim menegaskan, salah satu tujuan utama RBN adalah mengubah anggapan bahwa politik selalu berkaitan dengan kekerasan, pertentangan, dan sesuatu yang mengerikan. Menurutnya, politik justru harus menjadi ruang yang mengedepankan persahabatan dan persaudaraan.
“Semua alumni yang pernah mengikuti Remaja Bernegara selalu mengatakan politik itu fun, politik itu happy, politik itu bersahabat, politik itu bersaudara,” tuturnya.
Taslim juga mengajak berbagai kekuatan sosial dan politik untuk ikut mengambil bagian dalam memberikan pendidikan kewarganegaraan kepada generasi muda.
“Supaya politik kita ini menjadi politik yang menggembirakan, politik kasih sayang, politik pertemanan, politik kebangsaan. Itu sebenarnya tujuan kita,” kata Taslim.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media