HUT ke-498 Jakarta, Hotel Borobudur dan Astrabi Gelar Festival Silat Betawi

news.fin.co.id - 23/06/2025, 12:16 WIB

HUT ke-498 Jakarta, Hotel Borobudur dan Astrabi Gelar Festival Silat Betawi

Hotel Borobudur Jakarta mempersembahkan serangkaian program budaya dengan judul Discover Betawi Art & Culture yang berlangsung selama bulan Juni hingga Juli 2025 dengan menampilkan beragam seni dan budaya Betawi.

fin.co.id - Hotel Borobudur Jakarta mempersembahkan serangkaian program budaya dengan judul Discover Betawi Art & Culture yang berlangsung selama bulan Juni hingga Juli 2025 dengan menampilkan beragam seni dan budaya Betawi. Program ini dalam rangka menyambut HUT Ke-498 Kota Jakarta.

Dalam penyelenggaraannya, Hotel Borobudur Jakarta berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), Yayasan Negeri Rempah, Forum Pembauran Kebangsaan, Akademi Kuliner Indonesia, Bens Radio, Komunitas Bambu, dan Institut Kesenian Jakarta (IKJ). Program ini dibuka oleh Wakil Gubenur DKI Jakarta, Rano Karno di area lobi utama hotel.

Puncak perayaan HUT DKI, Minggu, 22 Juni 2025, diadakan Festival Pencak Silat Tradisi Betawi, Asosiasi Pencak Silat Tradisi Betawi Indonesia (ASTRABI) dalam hal ini ditunjuk sebagai penyelenggara kegiatan tersebut.

Sebanyak 10 sanggar silat tradisi yang masing-masing sanggar membawa 5 pesertanya mengikuti festival ini. Dengan menghadirkan 3 orang juri yang berasal dari Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Ratna Windyastuti, Agus Tri risto, dan Ahmad Soja.

Advertisement

Kategori penilaian meliputi, kemantapan gerak, kekayaan gerak, alur cerita, penataan musik dan tata busana. Keluar sebagai juara satu dalam festival ini adalah PPS Congkok Indonesia, dengan meraih nilai 246, kemudian PPS Macan Siliwangi di urutan kedua dengan meraih nilai 240, dan diikuti PPS Bekasi Kampung Setu Ciganjur di peringkat ketiga dengan raihan nilai 228 poin.

Ketua PPS Congkok Indonesia, Abah Meong mengatakan, ini adalah hasil latihan anak-anak. Kalau mereka juara, sambungnya, itu adalah bonus.

"Kita kan di sini kan enggak mencari siapa yang terbaik siapa yang terhebat, ini kan ajang silaturahmi ini pun bukan festival ini pagelaran biasa, cuma kalau ada yang terbaik itulah bonus anak-anak latihan," kata Abah Meong usai acara, Minggu, 22 Juni 2025.

Dia menambahkan, acara ini tidak ada persiapan khusus, karena mereka setiap hari berlatih. Kata dia, usia mereka juga masih muda, masih giat berlatih, mau ada perlombaan atau tidak mereka selalu berlatih, jadi mereka selalu siap.

"Kebetulan juga materi yang kita bawakan tadi adalah dua gabungan antara Jawa Barat dan Betawi," pungkas Abah Meong.

Ketua ASTRABI, H Yusron Sjarief mengucapkan terima kasih kepada Hotel Borobudur yang telah memberi kesempatan kepada kita teman-teman di pencak silat tradisi Betawi untuk tampil di tempat ini di hotel berbintang lima.

Ini merupakan kesempatan yang sangat baik dan kita berharap kedepannya kita bisa bekerja lebih jauh lagi dan apa yang dilakukan hotel Borobudur ini mestinya menjadi contoh buat tempat-tempat lain.

"Ini adalah sebuah contoh yang sangat baik dalam rangka mengembangkan dan memberdayakan budaya kita budaya kota Jakarta yaitu budaya Betawi dan dalam hal ini pencak silat salah satunya," katanya.

Dirinya menambahkan, sebuah kota global itu memang ada kriteria tertentu dimana sebuah kota apabila telah menjadi kota global harus mempunyai muatan budaya lokalnya yang kental, sehingga bisa dijadikan sebagai kota global.

Advertisement

"Tagline Jakarta sekarang ini kan juga menjadi kota Global yang berbudaya, jadi budaya itu menjadi peran penting sentral buat sebuah perkembangan kota dan kemajuan kota secara internasional," pungkasnya.

Selanjutnya di penghujung bulan Juni hotel Borobudur akan dimeriahkan dengan Festival Band bertema “Tribute to Benyamin Sueb” pada 25 hingga 29 Juni 2025.

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID