- Tempat kejadian perkara (TKP) yang bersifat tertutup dan minim saksi
- Korban baru ditemukan setelah beberapa hari, sehingga jejak biologis dan analisis forensik menjadi lebih sulit
- Modus pembunuhan yang tergolong rapi dan tertutup, sehingga pelaku mungkin dikenal oleh korban dan paham seluk-beluk tempat
Haniva juga memberikan beberapa saran untuk polisi untuk mengungkap kasus ini, antara lain :
- Audit digital forensik korban secara menyeluruh
- Rekonstruksi waktu kematian secara presisi
- Wawancara mendalam pada saksi sekitar dan lingkungan kerja
- Analisa psikologis dan relasi personal korban
- Forensik lanjutan pada benda di TKP
Dituturkannya, dengan melakukan langkah-langkah tersebut, diharapkan polisi dapat mengungkap kasus kematian diplomat Arya Daru dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Sementara istri diplomat yang hilang dilaporkan telah menghubungi penjaga kos sebanyak tiga kali untuk meminta bantuan mencari korban.
Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan berdasarkan keterangan dari penyelidik, istri korban pertama kali menghubungi penjaga kos pada tanggal 7 Juli 2025, pukul 22.40 WIB, namun tidak aktif karena nomor handphone yang lama tidak aktif.
"Istri korban kemudian menghubungi kembali penjaga kos pada tanggal 8 Juli 2025, pukul 00.48 WIB, menggunakan nomor handphone yang baru," katanya pada awak media, Senin 14 Juli 2025.
Kemudian penjaga kos kemudian memeriksa kamar korban namun tidak menemukan apa-apa.
"Istri korban kembali menghubungi penjaga kos pada pukul 05.27 WIB untuk meminta cek kembali kamar korban," ucapnya