DLH DKI Jakarta: Pencemaran Berat Sungai Menurun, tapi Tantangan Limbah Masih Besar

news.fin.co.id - 18/07/2025, 15:10 WIB

DLH DKI Jakarta: Pencemaran Berat Sungai Menurun, tapi Tantangan Limbah Masih Besar

DLH Provinsi DKI Jakarta mencatat adanya penurunan signifikan jumlah sungai yang masuk kategori tercemar berat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Foto: Cahyono

Neneng mendorong agar berbagai dinas terkait seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Perumahan dan Permukiman bekerja sama mempercepat pembangunan septic tank di kawasan yang masih rawan BABS.

“Makanya Pemprov DKI Jakarta melalui dinas-dinas yang berkaitan langsung dengan itu yang mempunyai programnya agar dipercepat lebih banyak dibuatkan septic tank,” tegas Neneng.

Politisi dari Partai Demokrat ini menambahkan bahwa praktik BABS berpotensi mencemari air dan tanah di sekitar lingkungan permukiman serta berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat.

“Memang untuk kesehatan juga tidak bagus. Kesehatan masyarakat bisa terganggu kalau masyarakat masih buang air besar sembarangan,” tutur Neneng.

Advertisement

(Cahyono)

Mihardi
Mihardi
Penulis

Penulis FIN.CO.ID